Anggota DPRD: Temuan Beras Busuk, bukan Turun Mutu

Henri Siagian
10/2/2019 21:37
Anggota DPRD: Temuan Beras Busuk, bukan Turun Mutu
(MI/Dwi Apriani)

ANGGOTA Komisi II DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Yopi Sahrudin memastikan beras di gudang di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan, dalam kondisi busuk bukan turun mutu.

"Kalau turun mutu kan masih bisa dimanfaatkan. Kalau temuan kami jelas tidak bisa dikonsumsi manusia, bukan turun mutu. Sehingga, pilihannya dimusnahkan atau menjadi pakan ternak," kata dia kepada Media Indonesia, Minggu (10/2).

Dia menjelaskan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bulog Divre III OKU, anggota dewan telah mempertanyakan latar belakang temuan beras busuk itu.

(Baca juga: Bulog Bersikukuh Temuan Beras di OKU Timur Hanya Turun Mutu)

"Mereka mengaku bekerja hanya berdasarkan penugasan. Baik untuk pembelian atau distribusi. Padahal beras memiliki batas kedaluwarsa. Dan menjadi persoalan ketika stok dan suplai melebihi dari distribusi," ujar dia.

Akan tetapi, lanjut dia, sejumlah warga petani telah mengeluhkan bantuan sosial berupa beras untuk keluarga sejahtera (Bansos Rastra) beberapa periode lalu yang tidak laik konsumsi. "Akhirnya warga menjadikan beras tersebut untuk ayam mereka," ucap dia.

Menurut Yopi, pimpinan Bulog Divre III OKU telah mengaku ada kesalahan terkait temuan beras busuk saat RDP pada Senin (4/2).

Dia menjelaskan, pimpinan Bulog Divre III OKU telah mengaku ada kesalahan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD pada Senin (4/2). "Mereka juga komitmen untuk melakukan perbaikan baik manajemen maupun perawatan gudang. Kami juga akan terus mengawasi," kata dia. (A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya