Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) setuju usulan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup sementara Pulau Komodo di area Taman Nasional (TN) Komodo mulai Januari 2020.
Keputusan itu merupakan satu dari sejumlah kesepakatan dalam rapat koordinasi Pengelolaan Kawasan Konservasi dan Keanekaragaman Hayati di Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian LHK di Jakarta pada 6 Februari 2019.
"Demi penataan, Pulau Komodo tutup sementara pada Januari 2020 untuk ditata secara lebih baik, berarti selama 2019, wisatawan tetap datang ke Komodo," kata Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Jelamu kepada wartawan di Kupang, Jumat (8/2).
Baca juga: Aktivitas Merapi Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada
Marius minta pelaku wisata tidak cemas karena tidak seluruh wilayah TN Komodo tutup. "Ketika ditutup, penjual suvenir dan wisatawan diarahkan ke Pulau Rinca dan Pulau Padar. Secara keseluruhan penutupan Pulau Komodo sama sekali tidak menganggu wisatawan," tambahnya.
Pulau Rinca terletak tak jauh dari Pulau Komodo juga dihuni Komodo (Veranus Komodoensis). Dia memprediksi penutupan Komodo hanya berlangsung sekitar satu tahun, setelah itu dibuka kembali dengan pengawasan yang lebih ketat. Penataan yang disiapkan antara lain meliputi penambahan pasokan makanan komodo, penanaman tanaman endemik, membangun sistem pengelolaan secara menyeluruh meliputi pengunjung, pusat inforamsi, ekosistem savana, penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat untuk konservasi dan ekonomi.
Selain itu peningkatan sumber daya manusia, pengetatan pengamanan serta pengawasan dan kontrol terhadap aktivitas snorkeling dan diving.
Marius menyebutkan ada tim terpadu terdiri dari Kementerian LHK, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemkab Manggarai Barat akan bekerja memberikan rekomendasi kepada Menteri LHK mengenai penataan yang dilakukan saat Komodo ditutup. Rekomendasi tersebut dijadwalkan rampung pada Agustus 2019. "Gubernur NTT menghendaki satwa Komodo kembali ke alam dan sifatnya yang asli," ujarnya.
Satu Pintu Masuk
Selain itu, pemerintah segera memberlakukan satu pintu masuk menuju Komodo yakni dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.
Marius menyebutkan pintu masuk ke Komodo saat ini berasal beberapa tempat seperti Bali dan Nusa Tenggara Barat. Kebijakan itu untuk memberikan kesempatan kepada pemerintah mengontrol wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. "Nanti wisatawan yang masuk diperiksa, saat keluar pun akan diperiksa," ujarnya.
Baca juga: 121 Kasus DBD di Babel, Satu Orang Meninggal
Dia mencontohkan petugas Bandara Komodo di Labuan Bajo pernah menyita bawang bawaan wisatawan berupa pasir dan batu warna dari Pink Beach, salah satu spot yang sangat digemari wisatawan di area TN Komodo.
Setelah penataan rampung, Pulau Komodo akan dibuka untuk umum termasuk dengan tarif yang akan dinaikkan menjadi 500 dolar Amerika Serikat per pengunjung mancanegara dan sekitar Rp1,5 juta untuk wisatawan Tanah Air. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved