Empat Rekor Muri di Millennial Road Safety

(Eva Pardiana/N-2)
06/2/2019 23:15
Empat Rekor Muri di Millennial Road Safety
(ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

ALUN-ALUN Kota Bandar Lampung bersolek. Sejak Sabtu (2/2) malam, lokasi yang akrab disebut Bundaran Gajah itu sudah berbenah menyiapkan hajat akbar yang digelar Polda Lampung bertajuk Millennial Road Safety Festival.

Sebuah panggung utama supermegah berornamen khas Lampung berdiri di sisi alun-alun. Di hadapannya, lokasi yang saban hari digunakan sebagai jalan raya itu sudah disterilisasi agar bisa menampung puluhan ribu orang.

Keesokan harinya, Minggu (3/2) sejak pagi buta, peserta festival sudah berangsur menuju pusat kegiatan tersebut. Saat acara dimulai, sekitar 60 ribu orang menyemut di pusat Kota Tapis Berseri itu.

Selain mengampanyekan keselamatan lalu lintas, Millennial Road Safety Festival juga memecahkan empat rekor sekaligus. Dua rekor diberikan Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri), yaitu Penandatanganan Peduli Keselamatan Berlalu Lintas di Atas Kain Sepanjang 1 Kilometer oleh Kaum Milenial Terbanyak dan Makan Durian Bersama Terbanyak. Masing-masing berjumlah 26 ribu peserta.

Dua penghargaan lainnya diberikan Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid), yaitu Pemrakarsa Kampanye Gerakan Moral Menggunakan Gelang Keselamatan Berlalu Lintas Diikuti Peserta Terbanyak sejumlah 26 ribu peserta dan Pelepasan Burung Merpati Berkalung Pita Kertas Merah Putih Terbanyak sejumlah 1.000 merpati. Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto menerima langsung keempat penghargaan ini.

“Lampung salah satu provinsi paling kreatif dan inovatif. Begitu pula dengan Polda Lampung, paling sering melakukan inovasi-inovasi. Penandatanganan komitmen tertib berlalu lintas oleh kaum milenial terbanyak ini baru ada di Lampung,” kata Manajer Muri Triyono.
“Penghargaan yang kami berikan untuk Polda Lampung ini bukan hanya yang pertama di Indonesia, tapi juga pertama di dunia,” tambah Manajer Leprid, Visca Mahu.

Purwadi menyampaikan Millennial Road Safety Festival merupakan gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas, dengan melibatkan generasi milenial yang sebagian besar dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Kaum milenial menjadi perhatian sebab Indonesia berada di urutan ke-5 negara dengan korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas terbanyak di dunia. Korlantas Polri mencatat 57% korban kecelakaan lalu lintas adalah usia produktif, yaitu usia 15-38 tahun, kaum milenial menjadi bagiannya,” papar kapolda.

Dipimpin Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, para milenial berjanji untuk menjadi pelopor tertib berlalu-lintas.  “Ini adalah upaya preventif dan edukatif yang tepat untuk warga masyarakat, khususnya kaum milenial agar semakin waspada. Kami meyakini upaya yang kami lakukan ini akan berhasil mengurangi atau menekan angka korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Ridho. (Eva Pardiana/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya