Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah menggalakkan pemberantas sarang nyamuk (PSN) untuk mengatasi lonjakan deman berdarah dengeu (DBD). Dibantu fogging atau pengasapan bila sudah ada kasus DBD.
Gerakan PSN di antaranya membersihkan bak kamar mandi atau toilet, membersihkan tempat penampungan air, air jebakan semut di kaki meja, air pembuangan kulkas, tempat minum burung yang jarang diganti, pot bunga, dispenser air minum, yaitu wadah limpahan airnya. Selanjutnya, barang bekas di sekitar rumah, seperti ban, kaleng, batok tempurung kelapa, botol, gelas air mineral, potongan bambu, dan semua tempat yang bisa nenampung air.
“Jadi, harus dipastikan rumah dan sekitarnya tidak ada jentik. Karena 1 jentik betina, dalam 12-14 hari akan berubah jadi nyamuk dewasa, sedangkan 1 nyamuk betina dewasa sekali bertelur sekitar 100-150 butir telur dan dalam 1 bulan sebanyak 4 kali bertelur sehingga 1 nyamuk x 4 x 150 = 600 telur,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir, Minggu (3/2).
Mimi mengatakan kasus DBD di Riau melonjak drastis sepanjang Januari 2019. Hingga saat ini tercatat sebanyak 256 kasus DBD di seluruh Riau atau meningkat jika dibandingkan dengan periode Januari 2018 yang hanya sebanyak 97 kasus. “Warga jangan malas melakukan PSN, harus tepat sasaran, yaitu fokus ke titik sasaran, yakni air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah. Mari bergotong royong,” ajak Mimi.
Di kabupaten Manggarai Barat NTT yang sebelumnya dinyatakan KLB, terus melakukan fogging hingga ke 12 kecamatan yang ada di sana. Ketua pelaksana tim satgas pemberantasan DBD Dominikus Hawan menyebut dari Januari 2019 tercatat 426 kasus DBD. Namun, kini tinggal delapan pasien DBD yang masih dirawat di RSUD Pratama Komodo.
Fogging juga dilakukan di lokasi endemis di Kampung Gunung Ranji, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Fogging dilakukan serentak, kemarin. Ketua RT 14, Toni Sontani, mengatakan fogging dlakukan untuk mengatasi kecemasan warga. Sebenarnya, warga harus giat PSN saat datang musim hujan. “Jangan sempat nyamuk Aedes bertelur di air yang tergenang dalam wadah apa pun. Ayo PSN untuk kepentingan kita sendiri,” imbaunya.
Serupa yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Nurdin Hidayat Plt Kadinkes setempat mengatakan, beberapa kasus DBD di Karawang, sejauh ini belum sampai pada kematian penderita. Cenderung pada setiap tahun berangsur turun kasusnya.
Dari data Dinas Kesehatan, pada 2017 terdapat 102 kasus dan 2018 sebanyak 60 kasus. “Kita terus mengingatkan agar warga tidak bosan melakukan PSN,” ujarnya.
Di Provinsi Bangka Belitung, kendati terjadi peningkatan kasus DBD, Gubernur Erzaldi Rosman Djohan mengatakan daerahnya belum masuk kategori KLB. Namun, Dinas Kesehatan terus menggalakkan PSN.
Sementera itu, Dinkes Kota Palembang, Sumsel, mencatat jumlah DBD selama Januari 2019 ada 132 kasus. Data ini meningkat bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, yakni 63 kasus. “Umumnya penderita usia sekolah. Alhamdulillah belum ada korban meninggal,” ujar Kabid Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Fauziah.
Nyamuk ini suka sekali di tempat yang airnya tenang, tergenang, sehingga perlu diwaspadai tempat penampungan air.”Kami juga mengusulkan kepada Dinas Perikanan agar membagikan ikan tempalo gratis ke kelurahan agar ditaruh di penampungan air untuk memakan jentik nyamuk,” ujarnya. (RK/JL/AD/CS/RF/DW/LD/BB/JI/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved