Cuaca Pengaruhi Harga Komoditas Pangan

(BB/BN/N-3)
04/2/2019 03:30
Cuaca Pengaruhi Harga Komoditas Pangan
(ANTARA FOTO/Syifa)

HARGA berbagai jenis cabai merah di sejumlah pasar tradi­sional di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus turun. Kondisi itu dipicu berjalan normalnya pasokan sehingga persediaan mencukupi.

“Di beberapa pasar harga cabai merah terpantau turun,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Sukabumi, Andang Koswara, Minggu (3/2).

Data pada Dinas Perdagangan dan KUMKM Kabupaten Sukabumi, penurunan harga cabai merah keriting terjadi di Pasar Cicurug semula Rp20 ribu menjadi Rp16 ribu per kg dan di Pasar Surade semula Rp30 ribu menjadi Rp25 ribu per kg.

Sementara itu, di pasar lainnya, seperti di Cisaat harganya masih di kisaran Rp20 ribu per kg, di Cibadak Rp20 ribu per kg, di Parungkuda Rp20 ribu per kg, di Palabuhanratu Rp20 ribu per kg, di Sukaraja Rp15 ribu per kg, dan di Sagaranten Rp20 ribu per kg.

“Kalau melihat cuaca, bisa jadi saat ini sedang musim panen sayuran, termasuk cabai-cabaian sehingga harganya terpantau terus turun,” jelas dia.

Imlek, ungkapnya, tidak terpantau peningkatan permintaan komoditas dari masyarakat. Kecu­ali saat Idul Fitri dan Idul Adha. “Natal dan Imlek kurang banyak permintaan,” tuturnya.

Sementara itu, perkembangan harga kebutuhan strategis tidak terpantau penaikan yang signifikan. Beras misalnya, harganya bisa dikatakan masih relatif stabil.

Sementara itu, cuaca ekstrem berdampak memperlama penge­ringan gabah kering panen petani di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sehingga menurunkan kualitas beras. “Untuk mengeringkan gabah pascapanen sekarang membutuhkan waktu seminggu dari biasanya hanya tiga hari,” tegas Muhammad Irfan, petani di Desa Purworejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (3/2).

Ia menjelaskan petani kesulitan mempercepat pengeringan gabah lantaran hujan hampir setiap hari mengguyur kawasan Malang Raya meliputi Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu. Kalaupun tidak hujan, cuacanya kerap mendung sehingga petani harus sabar karena pengeringan gabah hanya mengandalkan sinar matahari.

“Saat cuaca mendung pun tidak bisa lama karena langsung disusul hujan,” katanya. Ada kenaikan harga sekitar Rp500/kg. Pantauan di pengecer menyebutkan beras kemasan premium 5 kg dijual Rp57 ribu dari sebelumnya Rp56 ribu per kg. Kenaikan rata-rata Rp500 sampai Rp1.000 per kg juga terjadi pada beras medium. (BB/BN/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya