Basarnas Kupang Evakuasi Korban Tewas di Wisata Goa Monyet

Palce Amalo
29/1/2019 18:45
Basarnas Kupang Evakuasi Korban Tewas di Wisata Goa Monyet
(Ilustrasi--Thinkstock)

KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang, Nusa Tenggara Timur, berhasil mengevakuasi Viki Bura, 16, korban tewas yang jatuh ke jurang sedalam 16 meter di lokasi wisata Goa Monyet, Kota Kupang, Selasa (29/1).

Kepala Kantor Basarnas Kupang, Abdul Hamid, ketika dihubungi Antara, mengatakan, Viki Bura, warga RT011/RW006 Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang, jatuh ke jurang sedalam 16 meter ketika sedang berwisata di lokasi wisata Goa Monyet Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Ia mengatakan, perisitwa jatuhnya korban di lokasi wisata itu diketahui setelah Basarnas Kupang mendapat informasi dari Alex, anggota Kepolisian Polda NTT yang melaporkan adanya korban jatuh ke dalam jurang di lokasi wisata Goa Monyet.

"Setelah mendapat laporan itu kami langsung menggerakkan anggota untuk melakukan operasi penyelamatan yang dilakukan tim pencari Kantor Pencari dan Pertolongan Kupang. Operasi pencarian dilakukan mulai berlangsung pukul 08.00 Wita," kata Hamid.


Baca juga: Pembahasan Penutupan Taman Nasional Komodo Digelar Bulan Depan


Menurut dia, korban ditemukan tim SAR sudah dalam kondisi tidak bernyawa pada kedalaman 16 meter di dalam Goa Monyet. Proses evakuasi terhadap korban Viki Bura berlangsung lama karena kondisi Goa Monyet tempat korban jatuh sangat sempit serta licin sehingga tim SAR membutuhkan waktu lama untuk masuk ke dalam goa guna melakukan evakuasi terhadap korban.

"Ketika korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal," kata Hamid.

Hamid mengatakan, operasi SAR  terhadap Viki Bura yang jatuh di lokasi wisata Goa Monyet di kawasan Tenau Kupang itu melibatkan unsur Lantamal VII Kupang, Polresta Kupang, Polsek Alak, anggota Navigasi Kupang, Polair Polda NTT serta warga Kecamatan Alak, Kota Kupang.

"Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang jatuh di lokasi wisata Goa Monyet langsung ditutup setelah korban ditemukan. Korban sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Kupang Kota," tegas Hamid. (Ant/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya