Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Lalu Lintas Polres Bogor, melibatkan sekitar 1.000 bikers (pengendaran motor), dari puluhan komunitas, baik asal Bogor, maupun luar Bogor, berlatih bersama tentang berlalu-lintas yang baik dan benar, Senin (28/1)
Kegiatan itu dikemas dalam coaching clinic di landing paralayang, Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor.
Kegiatan diawali dengan konvoi motor, dari area Masjid Harakatul Janah, Simpang Gadog menuju kawasan Rindu Alam.
Peserta pelatihan tersebut diwajibkan menggunakan alat kelengkapan berkendara, seperti helm dan harus sudah mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dalam berkendara menuju Rindu Alam pun, peserta harus bisa menunjukkan cara berkendara yang santun, tidak melanggar rambu lalu lintas, dan mematuhi setiap rambu yang ada (safety riding).
"Kami dari Satlantas Polres Bogor mengajak para milenial muda, baik itu dari komunitas-komunitas kendaraan vespa, retro, maupun masyarakat di kawasan Puncak, untuk bersama-sama melaksanakan safety riding,"kata Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Hasby Ristama.
Milenial Road Safety Festival ini, lanjut Hasby, adalah upaya Polres Bogor dalam merangkul para anak muda, untuk peduli terhadap ketertiban lalu lintas.
Berdasarkan data Polres Bogor, milenial merupakan pangsa pasar yang dominan dalam pasar sepeda motor yang juga rawan terhadap kecelakaan.
"Banyak kematian dari jumlah usia produktif dan sebanyak 69% kecelakaan itu dari motor,"ungkapnya.
dalam pelatihan, para bikers diberikan tips dan trik berkendara dalam keadaan cuaca hujan dan jalanan licin supaya tidak terjadi tabrakan beruntun. Selain itu juga cara melihat kondisi ban agar sesuai dengan kondisi jalanan yang dilalui.
"Selama ini orang orang tidak mengetahui hal-hal atau tips dan trik berkendaraan di jalan. Banyak orang hanya tahu soal berkendara saja. Padahal banyak tips dan trik pada saat berkendaraan di jalan. Bagaimana mengambil ke kanan pada saat jalur aman. Bagaimana menyalip. Itu kita ajari supaya nanti tidak kecelakaan,"jelasnya.
Di sisi lain, sebelum pelatihan dimulaii, Polres Bogor juga mengajak bikers milenial tersebut untuk melakukan bersih-bersih kawasan Puncak.
Baca juga : Ini Trik Jitu untuk Mudik Nyaman dengan Rental Mobil
"Save the Puncak. Kita bersihkan daerah- daerah kotor. Selama ini orang datang ke Puncak untuk buang sampah sembarangan. Kita ingin pedulikan kembali bahwa Puncak itu harus dihijaukan kembali. Dengan cara kita sama- sama membersihkan lingkungan. Isu-isu lingkungan ini penting. Jangan sampai banjir bandang bilangnya dari Bogor, padahal kenyataannya banyak orang dari luar Bogor yang juga buang sampah sembarangan,"ungkapnya.
Pihaknya berharap dengan kampanye itu, ke depannya kaum milenial dapat menjadi sebagai pionir tertib lalulintas dan cinta lungkungan
"Kalau tidak mulai dari anak-anak muda ini, kapan lagi. Kan mereka influenceer. Mereka sudah kenal instagram. Dia bisa viralin apa yang kita lakukan. Supaya jadi influencer kaum milenial lainnya,"pungkasnya.
Gaung Ajani, salah satu bikers mengaku senang diikutsertakan dalam kegiatan tersebut. Dia beralasan, banyak hal diketahui tentang berlalulintas dan membuatnya mulai menyadari pentingnya tertib lalu lintas. Selain itu, dia pun bisa mengenal banyak orang dan mendapatkan teman baru dari komunitas-komunitas lain. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved