Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur sejumlah daerah berdampak terjadinya longsor. Peristiwa longsor yang terjadi di Dusun Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, menewaskan dua orang pada Minggu (27/1) sekitar pukul 19.00 Wita.
Dari laporan BPBD Karangasem disebutkan, kedua korban tewas, yakni Ni Ketut Puspawati, 28, dan Ni Komang Mertini, 19. Keduanya warga dusun setempat. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan, selain dua meninggal juga tercatat 12 menderita luka-luka termasuk 3 anak balita dan satu ibu hamil. Mereka kini dirawat di Puskesmas Kubu I dan ada juga yang harus dirujuk ke RSUD Karangasem.
BPBD Bali mengerahkan peralatan untuk mengevakuasi para korban. Sejak Minggu malam, peralatan berat, tim reaksi cepat, satu dokter, satu ambulans, empat perawat, dan tiga operator beserta alat medis sudah dikirim ke loksi bencana.
Ancaman longsor juga terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 39 kepala keluarga di Kampung Cibedol RT 05/07, Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, dihantui kecemasan terjadinya longsor di wilayah mereka. Sebab permukiman mereka dilanda pergerakan tanah. Bahkan, beberapa kali daerah itu sempat terjadi longsor. “Sebagian warga sudah ada yang mengungsi,” kata Oting, 65, warga setempat, Senin (28/1).
Tiga kepala keluarga yang sudah mengungsi diketahui bernama Emuy, Odah, dan Asep, sedangkan satu rumah milik Saidin, 30, rusak tertimpa material tanah longsor. “Tentu kami waswas dalam kondisi seperti ini. Apalagi hujan turun terus-menerus setiap hari,” ujarnya.
Cuaca ekstrem menyebabkan 115 rumah di lima kecamatan di Karawang rusak diterjang angin puting beliung. Kepala BPBD Karawang, Asep Wahyu, mengatakan angin puting beliung menerjang lima kecamatan dalam sehari. “Ada yang terjadi pagi, dan ada sore harinya,” kata Asep.
Cuaca ekstrem juga berdampak pada turunnya produksi hasil nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat Bangka. Kepala PPN Sungailiat, Tri Aris Wibowo, melalui Kasi Operasional, Purwanti, mengatakan tercatat hingga pekan keempat Januari hasil tangkapan ikan di PPN menurun. “Akibat faktor cuaca sehingga banyak nelayan di Bangka tidak turun melaut,” kata Tri.
Bantuan Kemensos
Pada bagian lain, Kementerian Sosial memberikan santunan kepada ahli waris 14 korban meninggal akibat bencana banjir di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Kementerian Sosial juga memberikan bantuan logistik tanggap darurat dan bantuan peralatan kebersihan, dengan total nilai Rp1,3 miliar.
Penyerahan bantuan disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat kepada Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, bertempat di Posko Penanganan Bencana Jeneponto.
Harry mengatakan santunan ahli waris diberikan kepada 14 korban meninggal di Kabupaten Jeneponto masing-masing sebesar Rp15 juta. Total santunan untuk 14 ahli waris sebesar Rp210 juta.
Sementara itu, bantuan logistik tanggap darurat total senilai Rp390,4 juta, terdiri dari 200 paket makanan siap saji, 30 paket makanan anak, 500 paket lauk pauk, 240 paket kids ware, 150 paket family kit, 120 selimut, 30 lembar tenda gulung, 300 lembar matras, 20 lembar kasur, satu perahu karet, dan satu tenda serbaguna.
Banjir yang terjadi Rabu (23/1) menyebabkan 14 jiwa meninggal, satu orang hilang, 50 jiwa mengungsi, dan 1.160 orang terdampak bencana. (OL/BB/CS/RF/YH/PO/Ind/*/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved