Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien demam berdarah dengue (DBD) di daerah terus bertambah seiring dengan bertambahnya cakupan wilayah endemik. Selain jumlah kasus yang melonjak drastis di beberapa daerah di Jawa Timur, di Jawa Barat juga mengalami hal yang sama.
Di Kota Cimahi, temuan kasus DBD juga melonjak tajam jika dibandingkan dengan tahun lalu pada bulan yang sama, Januari. Pada 2018, temuan DBD hanya 14 kasus, sedangkan di tahun ini telah mencapai 119 kasus. Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurakhman, menuturkan naiknya temuan kasus DBD diduga karena pengaruh faktor cuaca ekstrem.
“Temuan kasus DBD tahun ini meningkat tajam. Cara paling mudah dan ampuh untuk menekan penyebaran DBD, yaitu dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang bisa dilakukan masyarakat,” katanya, kemarin. Selain PSN, upaya lainnya, yaitu melaksanakan fogging atau pengasapan di tempat bersarangnya nyamuk Aedes aegypti di seluruh wilayah.
Selain di Cimahi, peningkatan kasus DBD juga terjadi di Kabupaten Bandung sebanyak 236 kasus. Jumlah ini naik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 189 kasus. Dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, temuan kasus terbanyak DBD berada di Kecamatan Pameungpeuk dengan 24 kasus, lalu Baleendah 23 kasus, dan Soreang 19 kasus.
Fenomena yang sama juga dijumpai di Provinsi Bali. Pasien DBD yang dirawat di RSUD Kabupaten Klungkung terus bertambah. Dalam beberapa hari terakhir pasien DBD 24 orang. Dari jumlah tersebut, 16 pasien diantaranya mengalami pendarahan.
Untuk antisipasi lonjakan jumlah pasien, RSUD Klungkung menyiapkan satu ruangan lagi untuk pasien DBD anak-anak, sedangkan untuk pasien dewasa disediakan tiga sal.
Selain jumlah pasien yang terus bertambah, kasus DPD di beberapa daerah pada Januari tahun ini juga sudah menelan korban jiwa. Dari Pamekasan, Jawa Timur, Wildan Asmir Putra, 7, pasien yang dirawat di RSUD Pamekasan meninggal dunia, Kamis (24/1).
Bocah asal Kecamatan Kadur itu meninggal dunia setelah dirawat selama dua hari. Menurut Kabid Pecegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan, Ali Maksum, saat masuk rumah sakit, kondisi di sekujur tubuh Wildan sudah mulai keluar bintik-bintik merah sehingga penanganan medisnya dilakukan secara khusus.
Seorang warga di Purbalingga, Jawa Tengah, kemarin juga meninggal dunia akibat virus dengue itu. Menurut Kepala Dinkes Purbalingga Hanung Wikantono, warga yang meninggal tersebut karena mengalami dengue shock syndrome. (DG/RS/MG/LD/RF/BB/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved