555 Warga Nyatakan Keluar dari KPM PKH

(WJ/AU/N-1)
22/1/2019 03:15
555 Warga Nyatakan Keluar dari KPM PKH
(ANTARA FOTO/Ardiansyah)

RATUSAN keluarga di Wonogiri, Jawa Tengah, berhasil keluar dari rantai kemiskinan, hingga berinisiatif mundur dari kepesertaan sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sepanjang 2018, sedikitnya 555 keluarga penerima manfaat keluar atau mundur dari PKH karena merasa sudah mandiri secara ekonomi dan terbebas dari kemiskinan,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri, Suwartono, kemarin. Menurut dia dari tahun ke tahun, banyak keluarga yang berhasil melakukan graduasi mandiri, sehingga menyatakan keluar dari kepersertaan PKH secara sukarela. Mereka merasa tidak lagi miskin dan mampu meningkat menjadi keluarga sejahtera.

Suwartono menegaskan, dengan tumbuhnya ekonomi masyarakat di perdesaan, dan semakin berkurangnya penerima bansos melalui PKH, menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam memberdayakan ekonomi rakyat. “Dengan memilih graduasi mandiri, tujuan Program PKH telah berhasil, yaitu menyejahterakan keluarga dengan mengubah mind set KPM,” imbuh dia

Peserta PKH pada 2011 dengan kepesertaan awal terdiri dari 19 kecamatan dengan 9112 KPM Eligible. Kemudian, pada 2013, tiga kecamatan pengembangan di Kabupaten Wonogiri mendapatkan penambahan KPM. Lalu, pada 2014, bertambah lagi 3 kecamatan pengembangan.

Lalu pada 2017 ada penambahan KPM di 25 Kecamatan dengan jumlah penambahan sebesar 16.901 KPM eligible sehingga jumlah KPM di Kabupaten Wonogiri awal 2018 adalah 42.404 KPM.

Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi data, pada awal 2019 ini menjadi 39.594 KPM. Sebabnyak 555 di antaranya melakukan graduasi mandiri. Lebih dari itu, melalui program PKH terdapat 517 anak berprestasi dan terbentuk 388 kelompok usaha bersama.

Kecenderungan kondisi yang sama juga terjadi di Yogyakarta. Data Sasaran Jaminan Perlindung-an Sosial 2019 yang ditetapkan Wali Kota Yogyakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Kepala Dinsos Kota Yogyakarta Bedjo Suwarno secara keseluruhan terjadi penurunan penerima KSJPS tahun ini yaitu mencapai sekitar 11%.(WJ/AU/N-1





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya