Pembangunan Tol Cigatas dan Reaktivasi Jalur Urai Kemacetan di Priangan Timur

Rudy Polycarpus
18/1/2019 18:59
Pembangunan Tol Cigatas dan Reaktivasi Jalur Urai Kemacetan di Priangan Timur
(ANTARA)

PEMBANGUNAN Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) akan dimulai pada tahun ini. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), kehadiran Tol Cigatas diharapkan mampu mengurai kemacetan di Priangan Timur.

"Saya mendapatkan banyak keluhan mengenai kemacetan Garut, Tasikmalaya, menuju Cileunyi. Sudah diputuskan tahun ini akan dibangun Tol Cigatas," ujarnya di Masjid Besar Cibatu, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1).

Baca juga: Jokowi Puas dengan Debat Pertama

Saat ini, menurut dia, proses pembangunan jalan tol memasuki tahap lelang. Seusai mendapat pemenang, Jokowi menyebut proses konstruksi dapat bisa segera dilaksanakan. Penetapan lokasi pembangunan juga sudah ditentukan. "Tinggal nunggu pemenang lelang. Pemenang lelang sudah langsung mulai konstruksinya," tandasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut pembangunan Tol Cigatas adalah hadiah bagi masyarakat Garut dan Tasikmalaya. Jokowi tak ingin mendengar lagi keluhan masyarakat tentang kemacetan di wilayah tersebut.

Reaktivasi jalur lama

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan dua proyek reaktivasi rel kereta api di Jawa Barat juga bisa selesai tahun ini. Dua jalur tersebut adalah Jalur Cibatu-Garut dan jalur Cianjur-Bandung.

Kedua jalur ini, selain untuk alternatif masyarakat, diharapkan bisa menumbuhkan sektor pariwisata. "Tahun ini ditargetkan selesai," ujarnya.

Mengenai adanya penolakan dari sejumlah warga, dia menegaskan bahwa tanah yang ada disekitar jalur rel adalah milik negara. Meski begitu, PT KAI dan pemerintah sudah memberikan uang kerahiman bagi keluarga yang terdampak harus pindah.

Anggaran perbaikan jalur Cianjur-Bandung menghabiskan dana Rp200 miliar. Pihaknya pun menggandeng Pemda setempat untuk pembebasan lahan. "Tak mungkin lakukan sendiri harus kerjasama dengan pemda. Nanti pemda yang lakukan," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya