Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, kemarin, digegerkan penemuan sesosok mayat yang berseragam pekerja kapal kargo berwarna oren bertuliskan Hong Lam Marine mengapung di perairan Selat Malaka.
Mayat yang telah membusuk dan sebagian tubuhnya tinggal tengkorak ditemukan nelayan setempat mengambang di perairan laut Selat Malaka, Desa Tanjung Pisang Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Kawasan itu juga berbatasan langsung dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.
"Masyarakat yang melaporkan penemuan mayat itu kepada kepolisian personel Polairud (Polisi Air dan Udara) Pos Sandar Bandul dan Polsek Merbau," kata Kapolres Meranti Ajun Komisaris Besar (AKB) La Ode Proyek, Rabu (16/1).
Baca juga: Polisi Tangkap Pembunuh Rangkong
Dijelaskan La Ode, penemuan mayat berseragam itu bermula pada Selasa (15/1) petang. Ketika itu, dua warga yang menjadi saksi yaitu Samuri, 33, dan Danir, 57, mendapat informasi dari nelayan bahwa adanya mayat yang mengapung di tengah laut.
"Kemudian saksi langsung memanggil masyarakat setempat untuk membantu mengangkat mayat ke pinggir pantai Desa Tanjung Pisang. Setelah itu saksi langsung menghubungi pihak kepolisian Personel Polairud Pos Sandar Bandul dan Polsek Merbau," jelas Kapolres.
Selanjutnya, kata La Ode, jenazah dibawa oleh personel polisi bersama masyarakat menuju Pelabuhan Tanjung Pisang untuk dibawa menggunakan speedboat menuju Pelabuhan Dorak. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk diotopsi.
"Kegiatan evakuasi jenazah selesai sekitar pukul 20.00 WIB malam. Kami akan menunggu hasil dari tim medis yang memeriksa kondisi mayat tersebut," jelas Kapolres. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved