Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH diterjang angin kencang, jadwal penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati tetap berlangsung normal.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hujan dengan intensitas besar melanda hampir semua daerah di wilayah Cirebon pada Minggu (13/1), termasuk di Kabupaten Majalengka.
Di area BIJB Kertajati, hujan deras dan petir tersebut disertai dengan angin kencang. Terjangan angin kencang sempat membuat sebagian orang yang berada di sekitar area bandara menjadi panik.
Mereka pun masuk ke dalam areal bandara untuk menghindari angin kencang tersebut.
Humas BIJB Kertajati, Andrian Salam, membenarkan jika angin kencang sempat terjadi pada Minggu (13/1) sore.
"Tapi tidak ada korban maupun gangguan dalam operasional bandara," ungkap Andrian, Senin (14/1).
Semua jadwal menurut Andrian tetap berjalan tanpa ada perubahan.
Baca juga: Jemaah Umrah dari Jabar akan Berangkat dari Bandara Kertajati
Dijelaskan Andrian, angin kencang tersebut memang menyebabkan kerusakan pada plafon di bagian luar penerbangan domestik. Namun kerusakan tersebut menurut Andrian bersifat fingan dan saat ini sudah ditangani.
Sementara itu informasi dari BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, berdasarkan hasil pencatatan AWOS, kecepatan angin di BIJB pada Minggu (13/1) pukul 16.40 WIB yaitu 43 knot atau 80 km/jam dengan cuaca hujan disertai petir.
Prakirawan pada BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn, menjelaskan jika kondisi tersebut terjadi karena adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus di atas BIJB Kertajati.
"Tapi yang terjadi bukan angin puting beliung, karena pola anginnya tidak berputar," ungkap Faiz, Senin (14/1).
Di dunia penerbangan menurut Faiz, angin tersebut disebut dengan microburst atau angin kencang yang mendorong ke permukaan. Fenomena microburst tersebut terjadi karena adanya awan cumulonimbus dan rata-rata berlangsung dalam waktu 5 hingga 15 menit. (OL-3)
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved