Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN jalan tol yang sudah tersambung secara keseluruhan di Pulau Jawa diharapkan akan membawa efek domino positif bagi penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2019.
Panita SGS 2019 pun akan memanfaatkan momentum pengoperasian jalan tol untuk meramaikan dan mensukseskan event yang akan digelar pada Februari 2019 itu.
Sekretaris SGS 2019, Daviid R. Wijaya mengatakan, Solo menjadi salah satu tujuan favorit warga Jawa TImur dan Jawa Tengah seperti Semarang dan Pekalongan untuk berbelanja. Karena itu, makin tersambungnya kotta-kota di Pulau Jawa dengan adanya Tol Trans Jawa diharapkan makin menjadikan Solo sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner.
Panitia SGS 2019 optimistis, dengan pendeknya waktu tempuh melalui jalan tol akan banyak orang datang ke Kota Solo untuk berwisata, kulineran, dan berbelanja.
"Seperti Semarang-Solo sekarang hanya satu jam, Surabaya-Solo kurang dari tiga jam. Ini kan peluang, mereka tidak perlu menginap sudah dapat belanja di kota Solo," kata David di Rumah Dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Rabu (9/1).
Baca juga : Hotel di Solo Gaet Pengunjung Lewat Kreasi Menu Makanan
Memaksimalkan potensi tol trans-Jawa itu, panitia SGS 2019 akan melakukan promosi ke sejumlah kota kota yang dilalui tol itu, untuk menggemakan gelaran SGS 2019
"Ini sekaligus untuk menguji, apakah jalan tol memberi manfaat secara ekonomi karena waktu tempuh pendek.Atau malah sebaliknya, kehadiran jalan tol justru mematikan potensi ekonomi daerah," imbuh dia.
Di kesempatan yang sama, ketua Panitia Pengarah SGS 2019 yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Surakata Gareng R Haryanto mengatakan, panitia harus lebih kreatif dengan keberadaan jalan tol, agar gelaran SGS tahun ini lebih sukses ketimbang tahun lalu.
SGS 2019 akan diikuti 6.000 peserta (tenant) dan ditargetkan mampu meraup transaksi hingga Rp 600 miliar. Target tersebut pun optimis tercapai jika mampu memanfaatkan potensi tol Trans-Jawa untuk menggaet pengunjung SG 2019.
"Data sekitar 5.631 tenant lama masih tercatat sehingga tinggal menambah 400 tenant. Jadi target transaksi Rp 600 miliar mestinya bisa. Harus lebih tinggi daripada tahun lalu yang mencapai Rp 520 miliar," pungkas Gareng Haryanto. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved