2019, Tuban Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

M Yakub
09/1/2019 18:15
2019, Tuban Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
(MI/Fathul Huda)

PEMERINTAH Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) menyatakan pengentasan kemiskinan menjadi program prioritas pada 2019. Sebab, sekitar 70% penduduk Tuban berprofesi sebagai petani penggarap.

Pemkab juga tengah berupaya untuk terus mengandeng investor agar mau menanamkan modal di kabupaten setempat.
    
Hal tersebut disampikan Bupati Fathul Huda dalam rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tuban. Menurut Huda, kegiatan ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi atas apa yang dicapai tahun 2018 yang lalu, Rabu (9/1).     

Pada tahun 2018, kata dia, hubungan antara Pemkab Tuban sebagai Eksekutif dan DPRD Tuban sebagai Legislatif bersifat harmonis. 

"Saya harap hubungan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," jelasnya.
    
Selain itu, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk mempersiapkan diri menyonsong tahun 2019. Huda menjelaskan, permasalahan utama yang dihadapi di tahun 2019 adalah angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. Dikatakanya, berbagai kebijakan dan program telah disusun untuk mengatasi permasalahan tersebut.
    
"Semua program pembangunan yang akan dilakukan harus memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, serta harus mampu menurunkan angka kemiskinan," tambahnya.

 

Baca juga: Awal Tahun, Pemkab Tuban Mutasi 153 Pejabat Eselon

    
Di samping itu, pembangunan harus dilakukan di awal tahun dengan tujuan agar perputaran uang dapat lebih cepat terjadi. Dengan demikian, dapat berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
    
Ia mengakui, hingga saat ini ada 70% penduduk Kabupaten Tuban atau sekitar 900 ribu orang berprofesi sebagai petani pengarap. Sebaliknya hanya sekitar 180 ribu orang yang menjadi pemilik tanah dan mempunyai Kartu Tani dan sisanya perlu mendapat pekerjaan.
    
Dijelaskannya, salah satu cara untuk mengatasi pengangguran ialah dengan meningkatkan investasi di Kabupaten Tuban. Pemkab Tuban juga terus berupaya mengundang investor. Salah satunya adalah proyek kilang minyak New Grass Root Refinery (NGGR). 

Sebuah kilang minyak yang bakal di bangun di kawasan Kecamatan Jenu sebelah barat kota Tuban. Rencana pembanguna kilang ini juga menuai prokontra masyarakat sekitar sehingga sempat muncul wacana relokasi proyek ke kawasan lain. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya