Pemprov Sumbar: Pembangunan Tol Padangpariaman - Pekanbaru Berlanjut

Yose Hendra
09/1/2019 15:35
Pemprov Sumbar: Pembangunan Tol Padangpariaman - Pekanbaru Berlanjut
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) memastikan pembangunan jalan tol Padang Pariaman - Pekanbaru tidak macet. Dalam waktu dekat ini peralatan PT Hutama Karya akan segera didatangkan.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, mengatakan posisi rencana pembangunan ruas tol Padangpariaman - Pekanbaru saat ini, dari 19 bidang  sudah ada 5 (lima) bidang dalam pembayaran. Sementara satu bidang lainnya sudah dibayarkan atas nama Wagino, Selasa (8/1).

"Untuk lahan 0-4,2 km sedang dilakukan proses pembayaran lahan," ujarnya seusai dapat teknis pembahasan soal lahan jalan tol di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar, Rabu (9/1).

Sementara untuk pembebasan lahan titik 4,2 - 30 km, sedang dalam proses pendataan dan penilaian harga tanah oleh tim saker melalui aprisal. Pemilihan aprisal merupakan kewenangan dan kebijakan saker, namun tentu diharapkan pekerjaan aprisal yang profesinal.

"Nanti jika kerja aprisal hanya menimbulkan masalah sebaiknya diganti  yang lebih baik," tegasnya.

 

Baca juga: Tol Trans Jawa Percepat Distribusi Bantuan

 

Nasrul juga menyampaikan kedatangannya ke Kantor Kanwil BPN semata-mata untuk menyamakan persepsi bahwa pemerintah provinsi berada di tengah-tengah dalam persoalan pengadaan lahan tanah pembangunan jalan tol ini.

"Saat ini ada 4 bidang yang sedang dalam proses perbaikan berkas-bekas yang belum lengkap ada atas nama Erman dan Anasrul Tanjung tuntas dalam waktu dekat. Direncanakan pada Jum'at depan di Kantor Bupati Padang Pariaman akan diserahkan secara resmi oleh pak Gubernur Sumbar yang juga dihadiri Bupati, forkopimda, pihak-pihak terkait," jelasnya.

Dia juga minta bagi masyarakat lain sebagai pemilik lahan yang termasuk pembangunan jalan tol agar proaktif secepatnya melengkapi surat-surat.

"Kita berharap semua ini cepat tuntas, sehingga pelaksanaan pembanguan jalan tol dapat berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Kakanwil BPN Sumbar, Musriadi mengatakan, BPN sesuai tupoksinya akan membantu proses percepatan pembayaran pengantian lahan  pembangunan jalan tol Padang Pariaman - Pekanbaru sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Bagi pemilik lahan yang telah lengkap akan disiapkan sertifikatnya sebagai bahagian dari ketentuan pembayaran. Diharapkan kepada masyarakat pemilik lahan agar secepat melengkapi bahan surat-surat menyurat sehingga pelaksanaan pembayaran dapat secepatnya diselesaikan," ajaknya.

Sebelumnya, bulan November 2018, pembangunan Tol Padang (Padangpariaman)-Pekanbaru tahap I yang seyogyanya untuk jalur Padang-Sicincin, dialihkan ke Pekanbaru, Riau. Dengan kata lain, proyek tol tersebut dimulai dari Pekanbaru-Bangkinang. Hal itu karena belum tuntasnya pembebasan lahan di jalur yang akan dilalui di sekitar Kabupaten Padang Pariaman.

Pimpinan Proyek PT Hutama Karya, Ramos Pardede saat itu mengatakan, sumber daya pembangunan di jalur Padang-Sicincin dipindahkan ke beberapa lokasi, termasuk di Riau, dikarenakan pembebasan lahan di beberapa titik di Sumatra Barat belum selesai. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya