Pemkab Probolinggo Salurkan Bantuan Listrik Gratis

Bagus Suryo
09/1/2019 13:50
Pemkab Probolinggo Salurkan Bantuan Listrik Gratis
Menteri ESDM Kunjungi PLTU Paiton Dan Gunung Bromo(Ist)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur, memberikan listrik gratis bagi 2.100 warga kurang mampu. Program itu dibiayai APBD agar seluruh daerah setempat diterangi listrik hingga pelosok dusun. 

"Memang ada beberapa dusun belum teraliri listrik, kalau desa seluruhnya sudah. Harapannya secara bertahap, kita bisa memberikan akses listrik bagi 2.100 sambungan," tegas Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari kepada wartawan, Selasa (8/1).

Pemkab setempat berusaha memberikan bantuan melalui program listrik gratis lantaran kebanyakan warga terutama yang miskin tidak mampu pasang baru di PLN dengan biaya Rp500 ribu. 

"Saya akan mengikhtiarkan memberikan bantuan, membiayai pemasangan listrik. Memang permasalahan masih ada warga yang menyambung listrik tetangga," ujar Tantriana yang juga istri dari Ketua DPP NasDem Bidang Agama dan Masyarakat Adat Hasan Aminuddin.

Baca juga: Akhir 2018, Rangkaian Tol Trans Jawa Siap Digunakan Hingga Probolinggo

Sejauh ini, pihaknya terus melakukan pendataan terhadap 2.100 keluarga yang nantinya mendapatkan bantuan listrik gratis tersebut. Pendataan dilakukan guna memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar keluarga kurang mampu.

"Dari 2.100 rumah tangga itu sekarang dilakukan mapping sehingga benar-benar warga miskin," ujarnya.

Selama proses pendataan, lanjutnya, terungkap bahwa kebanyakan warga selama bertahun-tahun masih menyambung listrik di tetangga sekitar rumah. 

Sebagian warga lainnya karena bermukim di pelosok, daerahnya sulit dijangkau jaringan PLN. Permukiman juga berbatasan dengan lahan milik institusi atau lembaga di luar Pemkab sehingga menghambat pemasangan listrik. Dalam kasus seperti itu, Pemkab mengupayakan untuk mencari solusinya.

"Warga masih meminta listrik ke tetangga termasuk hal sangat teknis dari PLN, jaringan melewati lahan milik lembaga lain, sehingga mengahambat pemasangan listrik baru. Nantinya kita sinergikan dan komunikasikan," tuturnya.

Selain membiayai listrik gratis, Pemkab Probolinggo juga memperluas jaringan gas. 

"Tahun ini targetnya 10 ribu jaringan, karena keterbatasan anggaran, kita baru mampu 5 ribu rumah tangga yang teraliri jaringan gas," ungkapnya. 

Ia menjelaskan warga di Kabupaten Probolinggo siap menerima jaringan gas. Setelah program sebanyak 5 ribu jaringan tersambung pada 2019 di Kecamatan Tongas, Sumberasih dan Dringu, maka pada 2020 bisa dilanjutkan menambah jaringan di kecamatan lainnya.

"Kami menyampaikan ke Pak Jonan (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignatius Jonan), warga Probolinggo siap menerima jaringan gas. Harapan 5 ribu jaringan selesai pada 2019, pada 2020 menambah kuota di dua kecamatan lain," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya