Kunjungan Wisatawan ke Pesisir Selatan Menurun, Pemda Siapkan Inovasi

Yose Hendra
09/1/2019 13:35
Kunjungan Wisatawan ke Pesisir Selatan Menurun, Pemda Siapkan Inovasi
(Wikipedia)

KUNJUNGAN wisatawan ke Kabupaten Pesisir Selatan beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Indikatornya ialah realisasi pendapatan dari sektor wisata jauh di bawah target.

"Berkurangnya para wisatawan yang berkunjung ke daerahnya dapat dilihat dari tidak terpenuhinya target pendapatan dari sektor pariwisata. Targetnya pada tahun 2018 pendapatan dari sektor wisata Rp2,75 miliar sedangkan realisasinya, hanya 5,5%," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pessel, Hadi Susilo, Rabu (9/1).

Diterangkannya, guna meningkatkan kunjungan wisatawan di daerahnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan inovasi dan penambahan event di beberapa kawasan wisata.

"Dari beberapa tahun ini terjadinya penurunan para wisatawan yang berkunjung di beberapa kawasan wisata Pessel. Seperti, Carocok Painan dan Mandeh yang menjadi kawasan wisata unggulan daerah tersebut," imbuhnya.

 

Baca juga: Bupati Pesisir Selatan Minta Investor Ikuti Aturan Main

 

Dari tahun 2017 dan 2018, sebutnya, para wisatawan mulai berkurang mengunjungi dua wisata unggulan daerahnya Carocok Painan dan Mandeh.Untuk itu, kata Hadi, kita harus berinovasi dengan mengadakan event-event di setiap kawasan wisata. Selain dari event besar yang telah ditetapkan seperti Festival Langkisau dan Festival Mandeh.

"Jadi, selain dari event besar tersebut kita butuh event-event menarik dan cukup sederhana tapi memiliki daya tarik bagi distinasi wisata yang kita miliki," ungkapnya

Hadi melanjutkan, selain event-event menarik, pihaknya juga akan mengembangkan spot-spot selfie yang juga menjadi daya tarik para pengunjung, terkusus untuk kaum milenial.

"Maka dengan itu, wisata kita memiliki suatu daya tarik dan khas tersendirinya, sehingga tingkat pengunjung kembali meningkat dan merasa ada hal yang baru ketika ia ingin ke tempat kita," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya