Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANDRIANA Yubelia Noven Cahya, 18, pelajar kelas XII SMK Baranangsiang, tewas ditusuk orang tak dikenal di sekitar Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Selasa (8/1). Jenazahnya tiba di Cianjur, Rabu (9/1) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Kami terpukul dengan kejadian ini. Kaget saat mendapat kabar anak kami meninggal dengan cara seperti ini," kata Yohanes Bosco Wijanarko, 43, ayah mendiang, kepada wartawan di Gereja Santo Petrus Cianjur, Rabu (9/1).
Kesepakatan keluarga, jenazah pelajar jurusan Busana di SMK Baranangsiang itu disemayamkan dulu Gereja Santo Petrus Cianjur. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Cimuncang, Kota Bandung, Kamis (9/1) pukul 14.00 WIB.
"Kami tak menaruh curiga siapa pelakunya. Kami serahkan semuanya ke pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.
Baca juga: Siswi SMK di Bogor Ditemukan Tewas Ditikam
Kabarnya identitas pelaku sudah diketahui pihak kepolisian berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Yohanes menaruh harapan besar pelakunya bisa segera ditangkap dan diproses hukum.
"Selama ini anak saya selama berada di sana (Bogor) baik-baik saja. Mendiang bercita-cita ingin jadi desainer busana. Dari kecil bakatnya sudah terlihat. Gambar-gambarnya juga bagus," ujarnya.
Hanya saja belum lama ini korban yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara itu sempat bercerita memutuskan hubungan asmara dengan kekasihnya. Alasannya karena anak pasangan Yohanes Bosco Wijanarko dan Cornelia Lusia, 41, itu ingin fokus mengejar cita-cita.
"Selama anak saya berada di Bogor, tak pernah ada keluhan apapun. Tapi setelah Natal lalu, ia bercerita ke adiknya telah memutuskan kekasihnya karena ingin fokus belajar," tandas Yohanes yang bekerja di RS Borromeus Bandung itu. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved