Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNYA pemberitakan di media daring (online) nasional yang mengungkapkan ratusan mahasiwa Asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) dipaksa bekerja di Taiwan dibantah para mahasiswa.
Bantahan dan keberatan mahasiswa terhadap pemberitaan tersebut tertuang dalam Surat Petisi yang di tanda tangani oleh 217 dari 294 mahasiswa Babel yang ada di Taiwan.
Petisi itupun dibacakan langsung oleh sekretaris daerah Provinsi Bangka Belitung, Yan Megawandi, saat menggelar pertemuan bersama anggota DPRD Babel.
"Mereka menyampaikan keberatan dan ketidaksetujuan atas pemberitaan di media Online nasional, bahwa tidak ada kerja paksa yang dilakukan pihak sekolah dan tidak ada makanan yang mengandung babi yang disajikan kepada mahasiswa," kata Yan berdasarkan surat Petisi tersebut, Jumat (4/1).
Dalam petisi ini, mahasiswa Babel juga menyebutkan bahwa pemberitaan ini menyebabkan kegaduhan, pencemaran nama baik serta pembunuhan karakter. Mereka mengecam atas pemberitaan itu karena nyatanya belum dikonfirmasi ke pihak perguruan tinggi.
"Mereka juga menuntut media yang sudah memberitakan ini untuk melakukan konfirmasi ke perguruan tinggi, kemudian mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum mengutip lalu menuliskan pemberitaan yang kebenarannya masih diragukan, serta menyebutkan bahwa pemberitaan ini dapat dikatagorikan sebagai berita hoaks," baca Yan.
Baca juga: TETO Bantah Mahasiswa Indonesia Jalani Kerja Paksa
Dalam kesempatan ini, Yan juga menyambut baik dan mendukung usulan DPRD untuk mempertanyakan persoalan ini ke Kementerian Luar Negeri, Kemenristekdikti, dan ke Kementerian Tenaga Kerja.
"Kita akan mencari informasi, dengan menanyakan ke tiga kementerian terkait ini, tetapi dari informasi mahasiswa kita di sana, bahwa mereka tidak dipaksa bekerja," ucapnya.
Kendati demikian, Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan tetap memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Babel Muhammad soleh untuk bertolak ke Taiwan untuk melihat secara langsung kondisi mahasiswa Babel di Taiwan.
"Saya sudah perintahkan pak soleh ke Taiwan, untuk cek kebenaranya," kata gubernur. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved