Flyover Kretek Rawan Kecelakaan, Taj Yassin Minta Dibuatkan Jalur Lingkar

Supardji Rasban
04/1/2019 10:20
Flyover Kretek Rawan Kecelakaan, Taj Yassin Minta Dibuatkan Jalur Lingkar
Ratusan warga menggelar demonstrasi dengan menduduki Fly over Kretek di Jalur Brebes Purwokerto, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu untuk mendesak pemerintah agar mengevaluasi flyover tersebut yang sering menjadi penyebab kecelakaan.(MI/Supardji Rasban )

KERAP terjadi kecelakaan dan menelan banyak korban jiwa, warga menggelar istighosah di bawah jembatan layang (flyover) Kretek di Brebes. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yassin, meminta pemerintah pusat membuat jalur lingkar untuk mengurangi kecelakaan di jalan layang jurusan Brebes-Tegal-Purwokerto tersebut.

Permintaan tersebut disampaikan Taj Yassin, seusai mengikuti istighosah bersama warga di kota Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis (3/1) malam. 

Ikut serta dalam istighosah selain Taj Yassin, juga Bupati Brebes, Idza Priyanti, dan para ulama serta tokoh masyarakat setempat.

Taj Yassin meminta pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera membuat jalan lingkar di sekitar FO Kretek.

"Kita berkumpul melakukan istighosah di tempat ini juga meminta kepada Allah SWT agar tidak terjadi kecelakaan. Semoga doa kita bersama dikabulkan," ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

 

Baca juga: Sulsel Tawarkan Pembangunan Tol, Kereta Api dan Pariwisata ke Tiongkok

 

Selain itu, Taj Yasin juga meminta difungsikannya kembali jalur bawah jalan layang kretek untuk meminimalisasi terjadinya musibah. 

"Atau jalur bawah flyover bisa juga difungsikan lagi," pintanya.

Seperti diketahui, di flyover Kretek di jalur selatan jurusan Brebes-Tegal-Purwokerto, Jawa Tengah, kerap terjadi kecelakaan akibat kontruksi yang dinilai terlalu curam.

Terakhir pada 10 Desember 2018 lalu lima korban tewas akibat truk memgalami rem blong dan menghantam puluhan kendaraan, saat menuruni jembatan layang Kretek tersebut. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya