Tidak Ada Anggaran, Normalisasi Sungai Cipunten Agung Terhambat

Ferdian Ananda Majni
02/1/2019 20:13
Tidak Ada Anggaran, Normalisasi Sungai Cipunten Agung Terhambat
(Bangkai perahu dan sampah penuhi Sungai Cipunten antaranews)

PERWAKILAN Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Asep Nanang Supriatna, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi setempat, bahwa kawasan yang rawan banjir di sepanjang sungai Cipunten Agung masuk ke wilayah DAS Ciliman. Oleh karena itu, anggaran untuk normalisasi sungai tersebut juga belum dialokasikan.

"Sedangkan kami mengelola sungai Cidanau, Ciujung, dan Sungai Cidurian. Jadi bukan DAS kami. Namun kami bukan tidak ingin membantu tetapi kami melakukan konfirmasi ternyata belum ada alokasi dana untuk normalisasi," kata Asep, di Labuan, Pandeglang, Rabu (2/1).

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter di Perairan Selat Sunda

Asep mengaku telah menghubungi Kepal Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Banten, dan memastikan mereka akan turun ke lapangan. Lanjutnya, BBWSC3 telah menyediakan peralatan untuk melakukan evakuasi kapal-kapal yang berada di Sungai Cipunten Agung, Labuan, Pandeglang.

"Kami bantu evakuasi kapal saja dulu. Namun kami juga mengalami kendala lain, di bantaran sungai itu sudah rapat dan tidak bisa turun peralatan alat berat," sebutnya.

Dia memastikan terdapat banyak bangunan ilegal berada di sepanjang bantaran sungai Cipunten Agung. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten setempat bisa melakukan tindakan untuk mempermudah akses tersebut.

"Mungkin nanti Satpol PP bisa diturunkan dulu supaya alat kita bisa turun dulu, kalau alat itu sudah masuk, kita bisa narik beberapa kapal yang tenggelam itu dan jalur air lancar," terangnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya