Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI kerja hari pertama tahun 2019, Pemkab Sleman membagikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2).
SPPT PBB P2 ini dibagikan langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo kepada sejumlah pembayar PBB terbesar di Sleman, serta kepada masyarakat.
Khusus untuk kepada masyarakat umum SPPT PBB P2 ini dibagikan melalui Lurah Desa masing-masing.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, besaran target PBB P2 untuk Kabupaten Sleman pada 2019 ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan target tahun sebelumnya.
"Kenaikan ini karena adanya data yang baru. Bukan karena kenaikan NJOP," katanya, Rabu (2/1).
Baca juga: Realisasi Pajak di Samsat Pangkalpinang Mencapai Rp103 Miliar
Sri Purnomo menegaskan, tahun ini sudah menjadi tahun kelima, Pemkab Sleman tidak menaikkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) sebagai dasar penghitungan PBB P2. Diakui, di wilayahn Kabupaten Sleman, nilai jual mengalami kenaikan yang cukup signifikan, karena itu kemudian tidak dilakukan penyesuaian untuk NJOP.
"Kalau kami membuat NJOP sesuai dengan kondisi terkini, hasilnya PBB P2 Sleman akan sangat memberatkan masyarakat sebagai pembayar pajak," katanya.
Karena itu, lanjutnya, sesuai dengan kewenangannya, Pemkab Sleman mengambil diskresi untuk tidak menaikkan NJOP sesuai dengan nilai terkini.
Sementara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPAD) Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya mengatakan penerbitan SPPT PBB P2 Sleman sengaja dilakukan pada awal tahun. Harapannya, katanya, wajib pajak akan lebih awal melunasi kewajibannya.
Dikatakan, SPPT PBB P2 yang diterbitkan pada awal tahun 2019 ini sebanyak 624.519 lembar dengan nilai nominal Rp84,1 miliar. Menurut Harda pada 2018, pokok ketetapan SPPT PBB P2 Sleman mencapai 620.555 lembar dengan nilai nominal sebesar Rp79,78 miliar.
Ia mengemukakan, realisasi pembayarannya pada 2018 mencapai Rp73,6 miliar.
"Kami berharap dengan pemberian SPPT lebih awal, akan lebih banyak warga yang melunasi lebih awal pula," katanya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved