DAS Jawa Barat, Citra Buruk Indonesia di Mata Dunia

Cikwan Suwandi
29/12/2018 14:30
DAS Jawa Barat, Citra Buruk Indonesia di Mata Dunia
(MI/Cikwan Suwandi)

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan sungai di Jawa Barat sebagai citra buruk Indonesia di mata dunia. Tidak kompaknya institusi pemerintah dengan masyarakat serta pengusaha menjadi persoalan utama tidak adanya perubahan perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Bukan persoalan uangnya. Anggaran itu besar. Tetapi ini soal kepemimpinan. Saya sebagai Dansatgas Citarum. Kita akan berupaya melakukan koordinasi penuh bagaimana kekompakan untuk penanganan Sungai Citarum ini bisa diselesaikan," ungkap Ridwan Kamil kepada wartawan usai Pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan DAS Tahun 2018 di Persemaian Permanen Purwakarta, Desa Jomin Timur, Karawang, Sabtu (29/12).

Menurut Emil--sapaan akrabnya-- dalam Satgas Citarum ada Kementerian KLHK, PUPR, lalu ada kampus-kampus. Kemudian ada juga komunitas masyarakat. Emil mengungkapkan sinergisitas dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dirasakannya belum terjalin dengan baik. Banyak penanganan masih dilakukan secara terpisah.

"Nanti Januari akan saya kumpulkan dalam ekspo. Di sana ada masyarakat dan para ahli. Kemudian saya akan terapkan aplikasinya yang terbaik untuk perubahan Sungai di Jawa Barat," katanya.

 

Baca juga: Teknologi IPAL Dukung Citarum Harum

 

Ia meyakini dengan tekad yang kuat dan perencanaan yang terkendali serta dukungan kompak perbaikan sungai akan terealisasi. 

"Sungai Jawa Barat ini menjadi citra buruk di dunia untuk Indonesia. Terutama Sungai Citarum. Untuk itu kita harus kembalikan kembali martabat sungai," katanya.

Pernyataan mantan Wali Kota Bandung itu juga diakui oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Ia mengungkapkan masih kurang jalinan sinergisitas antar lembaga pemerintah terjadi dalam penanganan sungai.

"Memang harus ada kekompakan dan komitmen bersama dalam penanganan sungai. Peran aktif kepala daerah dengan pemerintah pusat pun harus ditingkatkan untuk memperbaiki DAS," ucapnya. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya