Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NELAYAN di Kabupaten Bangka. Provinsi Bangka Belitung (Babel) diimbau untuk tidak turun melaut. Pasalnya saat ini kondisi laut sedang tidak bersahabat karena cuaca yang ekstrem.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka, Ridwan, mengatakan saat ini cuaca di laut ekstrem. Ada baiknya sebelum turun melaut nelayan untuk mengetahui dulu kondisi cuaca. Hal ini, menurut Ridwan untuk mengatisipasi terjadinya Lakalaut akibat cuaca.
"Semua kembali kepada nelayannya, tetapi saya sekali ketua HNSI meminta nelayan tidak melaut jika mengetahui cuaca ekstrem," kata Ridwan.
Ia menyebutkan musim hujan saat ini cuaca begitu ekstrem. Selain hujan lebat, angin ribut, dan gelombang tinggi berpotensi terjadi merata di seluruh peraian Babel.
"Kalau pun harus turun melaut, ada baiknya mencari informasi cuaca dahulu. Cuaca ekstrem seperti saat ini berpotensi terjadinya angin ribut dan Gelombang tinggi begitu pula dengan petir," ungkap dia.
Baca juga: Penanganan Banjir di Babel Harus Melibatkan Berbagai OPD
Sementara, Staf Analisa BMKG Kelas 1 Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan saat ini tinggi maksimal gelombang di beberapa perairan di Babel bekisar antara 1,25 meter hingga 2 meter.
"Normalnya 1 meter, maksimalnya bisa dua kali lipat yakni 2 meter untuk tiga perairan kita, ini harus di waspadai nelayan," kata kurniaji.
Ia menambahkan untuk hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi merata di seluruh wilayah Babel.
"Ini kan musim hujan jadi masih berpotensi terjadi merata di seluruh Babel," terangnya. (OL-3)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved