Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGANAN terintegrasi dari hulu ke hilir tidak dapat ditunda lagi untuk menuntaskan banjir yang kerap melanda Jakarta.
Presiden Joko Widodo mengutarakan hal itu saat meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi di Kecamatan Megamendung, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin.
“Selain membangun bendungan di hulu, pembangunan di hilir pun tidak kalah penting. Ya, semua harus berjalan,” kata Presiden yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
“Kita ingin menyelesaikan masalah banjir di Jakarta. Kita bekerja di hulu. Jadi, yang kita kerjakan ialah Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi. Hulu dan hilir semuanya harus dikerjakan. Hulunya sudah, hilirnya di Jakarta sendiri. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan terus mengerjakan pelebaran Kali Ciliwung,” lanjut Jokowi.
Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi menjadi bagian dari solusi banjir di Jakarta. Kedua bendungan itu merupakan tipe kering (dry dam) yang di musim kemarau mengering dan baru digenangi air di musim penghujan.
Dengan daya tampung 8,13 juta meter kubik, bendungan mampu menahan aliran air permukaan dari hulu Gunung Gede dan Pang-rango. Setelah menahan laju aliran air selama 4 jam, bendungan menggelontorkannya ke Sungai Ciliwung lewat terowongan.
Saat ini, debit air yang mengalir dari hulu Gunung Gede dan Pang-rango ke Jakarta mencapai 56,52 meter kubik/detik pada saat hujan. Setelah bendungan berfungsi, debit air berkurang menjadi 40 meter kubik/detik.
“Nanti debit air yang mengalir ke Katulampa berkurang menjadi 23% dan air yang masuk ke Jakarta berkurang hingga 30%. Jadi, kedua bendungan ini mengurangi banjir di Jakarta 30% lebih,” ujar Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menekankan pembenahan di hulu harus diimbangi dengan di sisi hilir, yakni Jakarta.
Dia menyebutkan saat ini di sisi hilir masih menyelesaikan sodetan terowongan antara Kali Ciliwung dan Kanal Banjir Timur. “Selain itu, pelebaran Kali Ciliwung yang dilakukan Pak Gubernur DKI sangat diperlukan. Begitu juga sumur resapan dan drainase.”
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan kedua bendungan kelak dapat menjadi objek wisata untuk meningkatkan perekonomian warga di daerah. “Ada nilai ekonomis yang bisa diperoleh Jabar. Saya harap kedua bendungan itu segera selesai.”
Pengendalian Banjir ... | Hlm 4
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved