Siaga Tsunami Alat TWES Diuji Coba

Liliek Dharmawan
27/12/2018 03:15
Siaga Tsunami Alat TWES Diuji Coba
(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

BENCANA tsunami di Selat Sunda membuat daerah yang berhadapan dengan Samudra Hindia terus meningkatkan kesiapsiagaan. Di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sistem peringatan dini tsunami, Indonesia Tsunami Early Warning System atau Ina TEWS, masih beroperasi dengan baik. Sirene sistem peringatan dini berbunyi normal saat diuji coba pukul 10.15 WIB.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan secara nasional sirine Ina TEWS diuji coba per tanggal 26 setiap bulannya. Pelaksanaan dilakukan dari BMKG pusat.

“Kalau di Cilacap, ada dua titik sirene Ina TEWS, yakni di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan dan di sekitar Pasar Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap. Kedua wilayah merupakan daerah pesisir dan rawan terjadinya tsunami,” kata Tri Komara, Rabu (26/12).

Menurutnya, peralatan Ina TEWS yang berada di dua lokasi di Cilacap masih tetap berfungsi secara normal. Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan BPBD provinsi membantu BPBD kabupaten/kota untuk menjaga kawasan pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.

Sama halnya dengan di Indramayu, Jawa Barat. Sejumlah objek wisata pantai dan air mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Kapolres Indramayu AKB M Yoris MY Marzuki mengatakan objek wisata yang menjadi bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2018 ialah Pantai Tirtamaya, Glayem, Balongan Indah, serta Pantai Blentong Sukra.

Dari Aceh, warga pesisir di Kota Lhokseumawe menggelar zikir dan doa bersama mengenang peristiwa tsunami yang meluluhlantakkan pesisir Aceh pada 26 Desember 2004.

Kegiatan doa dan zikir bersama tersebut dilakukan di Gedung Sekaya Maritim UPT PPI Pusong, Lhokseumawe. Tgk Mukhtaruddin Panglima Laot Lhok Pusong Pawang Rusli Yusuf yang memimpin doa dan dzikir mengeluarkan larangan untuk nelayan agar tidak melaut mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Deputi Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mendesak perlunya dibangun buoy atau kabel bawah laut untuk mendeteksi dini tsunami.

“BPPT siap untuk membangun fasilitas teknologi deteksi dini tsunami. Ini penting berkaca pada 14 tahun tsunami di Aceh hingga bencana di Lombok, Palu, dan terkini di Anyer. Ini menyadarkan betapa pentingnya Indonesia segera membangun buoy atau cable based tsunameter,” ujar Hammam.

Gelombang tinggi
Pada bagian lain, gelombang tinggi sekitar 2 meter di Bangka Belitung harus diwaspadai. Terlebih kawasan pantai di wilayah itu sedang ramai dikunjungi wisatawan. BPBD Provinsi Babel telah memerintahkan semua BPBD kabupaten/kota untuk menyiagakan personel di sejumlah kawasan wisata pantai.

Sama halnya di Sulawesi Selatan, Gubernur Nurdin Abdullah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspda dan mengantisipasi bencana alam.

Pemprov Sulawesi Selatan pun akan membuat upaya antisipasi agar ada deteksi dini yang bisa mendapat perhatian dari masyarakat.

Gelombang laut tinggi juga berdampak pada sulitnya nelayan mendapatkan ikan segar. Seperti di Nusa Tenggara Timur, harga ikan melonjak karena langka.

Sementara itu, di Bojonegoro, Jawa Timur, banjir bandang menerjang Desa Bobol, Kecamatan Sekar, pada Selasa (25/12). Sebanyak 19 rumah rusak akibat tersapu banjir. (LN/YK/RF/UL/Ant/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya