Kebutuhan Pupuk Petani Karawang Meningkat di Akhir Tahun

Cikwan Suwandi
24/12/2018 16:30
Kebutuhan Pupuk Petani Karawang Meningkat di Akhir Tahun
( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

DINAS Pertanian Kabupaten Karawang menyatakan kebutuhan pupuk petani di akhir tahun kian meningkat. Mundurnya musim tanam akibat cuaca, menjadi faktor kebutuhan pupuk meningkat di bulan Desember.

"Karena memang faktor cuaca, jadi ada keterlambatan musim tanam. Sehingga kebutuhan pupuk meningkat," kata Hanafi kepada wartawan, Senin (24/12).

Akan tetapi, Hanafi memastikan kebutuhan pupuk petani di lapangan saat ini terdistribusi dengan baik. 

"Saat ini distribusi pupuk masih normal. Dan sangat baik tidak ada petani kekurangan pupuk," katanya.

 

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Hentikan Pencarian Korban Tsunami

 

Sementara itu, Direktur Komersil PT Pupuk Kujang, Rita Widayati menuturkan stok pupuk subsidi untuk memenuhi kebutuhan musim tanam di wilayah Jawa Barat -Banten aman hingga awal tahun 2019.

Stok urea untuk Jawa Barat dan Banten mencapai 119.178 ton atau 172% dari ketentuan sebesar 52.125 ton. Untuk NPK, stoknya mencapai 47.047 ton atau hampir tiga kali lipat dari ketentuan sebesar 11.390 ton.Sementara pupuk organik, stoknya mencapai 10.717 ton atau 173% dari ketentuan sebesar 6.164 ton.

Khusus di Karawang, Rita mengatakan Karawang stok pupuk urea saat ini mencapao 5.381 ton atau 107% dari ketentuan sebesar 5.024 ton, sedangkan stok pupuk NPK sebanyak 22.377 ton dan 728 ton pupuk organik.

"Bahkan penyerapan saat ini untuk Jabar-Banten sampai dengan 19 Desember 2018, mencapai 524.588 ton. Jumlah itu setara dengan 84% dibandingkan kebutuhan Dinas Pertanian sebanyak 621.700 ton," katanya.

Rita menegaskan Pupuk Kujang memiliki prinsip pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, Tepat Waktu). 

"Kami berharap dengan komitmen bersama ini,untuk mengedepankan kepentingan petani, dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di daerah Jawa Barat & Banten," tegas Rita. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya