Payakumbuh Luncurkan Brand Kota Rendang

(YH/N-2)
21/12/2018 22:45
Payakumbuh Luncurkan Brand Kota Rendang
(MI/YOSE HENDRA )

PEMERINTAH Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, mendeklarasikan diri sebagai Kota Randang (rendang). Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mengatakan brand Payakumbuh City of Randang ditetapkan pada malam resepsi HUT Kota Payakumbuh pada Senin (17/12). "Tagline-nya, ingat randang, ingat Payakumbuh," jelas Riza, kemarin.

Menurutnya, dengan melabeli Payakumbuh sebagai Kota Randang, diharapkan ikut mendongkrak perekonomian daerah, dari wisata dan bisnis kuliner.

Pasalnya, randang merupakan masakan populer asal Sumatra Barat yang dikenal luas di seluruh Indonesia bahkan internasional. Makanan khas Minang ini pernah dua kali didaulat menjadi makanan terlezat di dunia versi CNN, media yang sangat berpengaruh di dunia.

Riza menegaskan, klaim Payakumbuh sebagai Kota Randang bukan sekadar branding atau citra, melainkan pihaknya akan menggeliatkan bisnis randang dan menargetkannya ke pasar global.

Randang ingin dijadikan komoditas ekspor dari Kota Payakumbuh. Saat ini, Payakumbuh memiliki 37 industri kecil dan menengah (IKM) randang yang akan mendukung Payakumbuh sebagai Kota Randang.

"Malah, di antara IKM tersebut telah memiliki brand yang dikenal mancanegara, seperti di Malaysia. IKM ini akan didukung juga dengan Sentra IKM Randang yang dalam proses persiapan," ujarnya.

Sentra randang ini ditargetkan untuk meningkatkan kualitas produk, efisiensi, efektivitas, dan memperluas jaringan pemasaran randang. Target produksinya mencapai 3.200 kilogram randang per hari. Riza mengatakan, Sentra Randang ini juga akan menggunakan tekonologi retouch dari Jerman. Tahun depan sentra ini baru beroperasi.

Teknologi retouch ini akan memelihara standar komposisi, kualitas, dan cita rasa randang. Termasuk melakukan kemasan secara modern yang bisa diterima pasar internasional. "Teknologi ini akan membantu kita dalam memenuhi standar kualitas internasional," bebernya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya