Payakumbuh Deklarasi Jadi Kota Randang

Yose Hendra
20/12/2018 14:55
Payakumbuh Deklarasi Jadi Kota Randang
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

PEMERINTAH Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, mendeklarasikan diri sebagai Kota Randang.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, brand Payakumbuh City of Randang ditetapkan pada pada malam resepsi hari ulang tahun Kota Payakumbuh pada Senin (17/12) Desember.

"Taglinenya: Ingat Randang, Ingat Payakumbuh," tukasnya.

Menurutnya, dengan melabeli Payakumbuh sebagai Kota Randang, diharapkan ikut mendongkrak perekonomian daerah, utamanya dari sisi kuliner.

Pasalnya, randang adalah makanan populer asal Sumatra Barat, dikenal luas Indonesia, bahkan internasional.

Makanan khas Minang ini pernah dua kali didaulat menjadi makanan terlezat di dunia versi CNN, media sangat berpengaruh di dunia.

Riza menegaskan, klaim Payakumbuh sebagai Kota Randang bukan sekedar branding atau citra saja, melainkan pihaknya akan menggeliatkan bisnis randang dan menargetkan pasar global.

Randang ingin dijadikan komoditi ekspor dari Kota Payakumbuh.

Saat ini, Payakumbuh memiliki 37 Industri Kecil dan Menengah (IKM) randang yang akan mendukung Payakumbuh sebagai Kota Randang.

"Malah, di antara IKM tersebut telah memiliki brand yang dikenal mancanegara, seperti di Malaysia. IKM  ini akan didukung juga dengan Sentra IKM Randang yang dalam proses persiapan," ujarnya.

 

Baca juga: Personel Gabungan di Cianjur Segera Dikerahkan ke Semua Pos

 

Sentra Randang ini ditargetkan meningkatkan kualitas produk, efisiensi, efektifitas dan memperluas jaringan pemasaran randang. Targer produksinya mencapai 3.200 kilogram randang per hari.

Riza mengatakan, Sentra Randang ini juga akan menggunakan tekonologi Retouch, yang berasal dari Jerman. Menurut dia, teknologi Retouch ini akan memelihara standar komposisi, kualitas dan cita rasa randang. Termasuk melakukan kemasan (packaging) secara modern yang bisa diterima pasar internasional.

"Teknologi ini akan membantu kita dalam memenuhi standar kualitas internasional," bebernya.

Menurutnya, Sentra Randang akan memberikan  pelayanan dan solusi permasalahan yang dibutuhkan masyarakat, khususnya Industri Kecil dan Menangah randang.

"Sentra ini akan menjadi pusat penampung, produksi dan pemasaran randang untuk memenuhi kebutuan dalam dan luar negeri. Awal  tahun ini kami targetkan untuk beroperasi," tukas Riza. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya