Berkesenian Meredam Radikalisme

(TS/N-3)
18/12/2018 22:00
Berkesenian Meredam Radikalisme
(MI/PERMANA)

KESENIAN daerah yang beragam dan berkembang di Klaten, Jawa Tengah, berdampak positif bagi persoalan kebangsaan, di antaranya mencegah berkembangnya intoleransi dan radikalisme di daerah itu.

Demikian disampaikan Ketua Harian Dewan Kesenian Kabupaten Klaten, FX Setyawan, saat berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Media Indonesia, Jakarta Barat, kemarin. Kedatangannya bersama 34 anggota Dewan Kesenian Klaten itu, menampilkan seni tari di ruang redaksi.

“Tahun 2018 kita ada 21 kegiatan. Kita wajib mengembangkan seni dan budaya yang ada dan melestarikannya. Seni budaya kita asumsikan juga sebagai hiburan. Masyarakat tanpa hiburan ibarat malam tanpa bulan dan bintang,” ujar Setyawan.

Ia mengatakan, berkembangnya seni dan budaya sampai ke perdesaan bermanfaat untuk menjaga desa. Dampak dari berkembangnya kesenian itu bisa meminimalisasi adanya intoleransi dan radikalis­me. “Sayangnya dalam mengembangkan kesenian, kami terkendala anggaran. Mudah-mudahan dalam APBD perubahan ada tambahan,” tandasnya.

Wakil Pemimpin Redaksi Media Indonesia, Gaudie­na Suhardi, mengatakan, soal kreativitas Klaten tidak diragukan. Namun, mestinya jika Klaten hendak menjadi pusat kegiatan budaya, perlu ada event kegiatan seni budaya berskala besar. “Coba kalau 21 kegiatan disatukan, dampaknya berbeda,” saran dia. (TS/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya