Kemendag Berikan Bantuan Tenda untuk Pedagang Pasar Legi

Ferdinand
18/12/2018 13:25
Kemendag Berikan Bantuan Tenda untuk Pedagang Pasar Legi
(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memberikan bantuan tenda untuk pedagang Pasar Legi, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.

Penyerahan 100 unit tenda itu dilakukan secara simbolik oleh Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana kepada Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo di halaman Benteng Vasterburg, Kota Surakarta, Selasa (18/12).

"Ini merupakan bantuan tenda yang kedua. Sebelumnya, sehari pascakebakaran telah disalurkan 100 unit tenda. Jadi, totalnya ada 200 tenda," kata Eva sesaat sebelum penyerahan.

Eva berharap, bantuan tenda itu dapat membantu para pedagang dalam beraktivitas di pasar darurat. Apalagi, Pasar Legi selama ini merupakan pasar induknya warga Kota Surakarta dan daerah sekitarnya.

 

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga Saat Natal, Surakarta Gelar Pasar Mirunggan

 

Ditanya mengenai kemungkinan pembangunan kembali pasar itu dalam waktu dekat, Eva mengatakan saat ini sedang dalam pembahasan oleh Kemendag dan Kementerian Keuangan. Pasalnya, anggaran untuk 2019 sudah diketok palu.

"Sekarang kami sedang berusaha mencari apakah ada sumber pendanaan lain yang bisa digunakan," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagyo yang ditemui terpisah menyambut gembira bantuan tenda dari Kemendag itu. Ia menjelaskan, jumlah pedagang Pasar Legi yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu sebanyak 1.500 orang. 

Dari jumlah tersebut baru 610 pedagang yang telah mendapatkan bantuan fasilitas pendukung untuk berjualan, salah satunya tenda. Mereka yang belum mendapatkan bantuan sementara ini memanfaatkan fasilitas milik sendiri dalam kondisi seadanya. 

"Jadi, masih sangat butuh. Supaya tempat berjualan itu tertib, rapi, dan berjalan lancar," katanya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya