Polri Rangkul Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai 2019

Micom
16/12/2018 01:15
Polri Rangkul Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai 2019
(Ist)

MARKAS Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia terus berupaya merangkul masyarakat di berbagai daerah untuk memberikan pemahaman akan pentingnya pemilihan umum yang damai, aman, bebas dari isu hoaks dan fitnah.

Berbagai kegiatan masyarakat kerap dilakukan oleh Mabes Polri, di antaranya dengan menggelar pengajian bersama yang dihadiri oleh para ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan itu biasanya disesuaikan dengan momen-momen khusus, salah satunya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang baru-baru ini diselengggarakan di Pendopo Trunojoyo, Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (15/12).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1440 H mengambil tema 'Dengan Ukhuwah Islamiyah dan Akhlakul Karimah yang Kuat Kita Wujudkan Tahun Politik 2018--2019 yang Aman, Sejuk, Damai tanpa Hoax dan Fitnah', dikemas dalam bentuk acara istigasah dan tablig akbar.

Dalam acara itu hadir mewakili pihak Mabes Polri, mantan Kapolres Sampang Kombes Pol Solehan SIK, MH, Forkopimda Sampang, Ketua Nahdlatul Ulama KH Itqon Busyisi, beberapa ulama kharismatik di Sampang, dan para jemaah Muslimat NU.

Di dalam sambutannya, utusan dari Mabes Polri, Solehan, menyampaikan, agar dalam tahun politik ini masyarakat lebih cerdas memilih informasi-informasi yang mana hoaks dan bukan, serta menjauhi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dengan tidak saling menghujat.

Sehingga di tahun politik situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi kondusif. Ia juga mengajak masyarakat agar bisa meneladani Nabi Muhammad dalam berperilaku maupun berucap.

Sikap teladan Nabi Muhammad itu tentunya dapat diterapkan di tahun politik ini sehingga dalam Pemilihan Umum 2019, semua warga bisa ikut menyukseskannya dan ikut serta menciptakan kamtibmas.

“Mari kita semua meneladani nabi kita, Muhammad SAW, baik dalam berperilaku maupun dalam ucapan, lebih-lebih di tahun politik ini, mari kita sukseskan Pemilu 2019 dengan ikut serta mewujudkan Kamtibmas di dalamnya," ajak Kombes Solehan kepada para jemaah pengajian.

Mantan Kapolres Sampang itu juga mengingatkan, walaupun berbeda pilihan, tidak boleh masyarakat terkotak-kotak. Sebab, menurutnya, pilihan boleh saja berbeda, tapi semua tetap bersaudara.

"Pilihlah sesuai pilihan hati tanpa harus mencaci-maki pilihan yang lain, insya Allah amanlah negeriku," ujarnya. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya