Daerah Harus Siap Berubah di Era Milenial

(Nda/N-3)
17/12/2018 22:30
Daerah Harus Siap Berubah di Era Milenial
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

DAERAH harus siap melakukan perubahan, termasuk di era digital. Apabila selama ini dalam membangun daerah dengan cara tradisional, saatnya harus dipadukan dengan cara modern atau yang berkembang di dunia saat ini.

Hal itu dikemukakan Gus Agung Gunarthawa yang mengeluarkan ide destination branding untuk Kabupaten Karangasem, Bali. “Kabupaten Karangasem merupakan kabupaten dengan pendapatan asli daerah paling rendah se-Provinsi Bali. Penyebabnya, Karangasem rawan bencana. Di sana ada Gunung Agung yang sewaktu-waktu bisa erupsi,” kata Gus Agung dalam acara seminar Sampoerna Entrepreneurship Training Center Expo di Denpasar, Bali, Sabtu (15/12).

Menurutnya, Gunung Agung punya potensi keindahan alam luar biasa. Demikian juga Pura Besakih merupakan pura terbesar di Bali menjadi pemikat wisatawan datang ke Karangasem.

“Setelah dilakukan pemetaan, kami promosikan mana saja kawasan yang punya potensi untuk dikembangkan menjadi daerah wisata baru, dan kami memakai para artis yang tinggal di Karangasem untuk mempromosikan,” tambahnya.

Lewat video yang disebar di media sosial, telah berdampak pada kunjungan wisatawan ke Karangasem. Bahkan, tahun ini para mantan Miss Universe reuni dan memilih Karangasem sebagai tempat reuni.  Untuk 2019, para pemenang Miss Universe akan mengunjungi Karangasem.

Keberhasilan Kabupaten Karangasem ini mendapat pujian dari Lilik Setiawan dari Indonesia Creative City Network (ICCN). Menurutnya, proses kreatif sebuah kota atau kabupaten saat ini sedang digencarkan Badan Ekonomi Kreatif.

Menurut Lilik, saat ini ada 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia yang punya potensi untuk di-branding-kan. Hal ini membutuhkan pimpinan yang paham daerahnya. “Dari 514 itu baru dua kota yang punya branding dan didaftarkan ke UNES,CO yakni Bandung dan Pekalongan. Tahun depan rencananya Kota Ambon mem-branding-kan sebagai kota musik. Makassar sebagai kota gastronomi, dan Solo sebagai kota art and performance,” ungkapnya. (Nda/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya