Menhan Ajak Ulama Perkokoh Persatuan

Golda Eksa
15/12/2018 18:50
Menhan Ajak Ulama Perkokoh Persatuan
(ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengajak dan mengingatkan ulama serta umaro, termasuk TNI-Polri, untuk senantiasa mempererat tali silaturahim. Harmonisasi itu dinilai dapat memperkuat persatuan dan kesatuan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Ryamizard di sela-sela acara Silaturahim Ulama Bersama Umaroh, TNI dan Polri, di Pendopo Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (15/12).

"Jangan sampai kita terpecah belah," ujarnya melalui keterangan dari Pusat Komunikasi Publik Kemenhan.

Ceramah kebangsaan bertajuk 'Merah Putih Tidak Melupakan Sejarah', itu juga dihadiri Bupati Pekalongan Asib Kolbihi, Rais Aam JATMAN Luthfi bin Yahya, Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, dan Kapolres Pekalongan AKB Wawan Kurniawan.

Acara silaturahmi itu diakui Ryamizard merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting dan mulia.

"Saya ingin ulama dan umaroh bersatu sesuai dengan tugas dan fungsinya atau kebersamaan masing-masing," kata dia.

Ryamizard juga mengingatkan tentang ancaman nyata saat ini yang perlu diwaspadai bersama. Ia menegaskan bahwa ancaman itu bertujuan untuk mengubah pemikiran bangsa, seperti terorisme dan paham radikalisme.

Ia berharap semua pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap ancaman paham radikal. Masyarakat juga perlu mewaspadai berkembangnya paham tersebut, khususnya kepada generasi penerus melalui sekolah, perguruan tinggi, dan pesantren.

"Mengerikan dan tidak masuk akal, bagaimana seorang ibu mengajak anaknya bunuh diri, tapi itu terjadi. Jadi ini tugas kita semua untuk memonitor dan menangkal ancaman tersebut," pungkasnya.

Acara silaturahim itu diselenggarakan oleh Idarah Aliyah Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN). Kegiatan itu merupakan agenda rutin tahunan untuk mempererat persaudaraan antara ulama, umara, TNI, dan Polri. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya