Jembatan Penghubung Antardaerah di Pekalongan Roboh

Akhmad Safuan
12/12/2018 22:55
Jembatan Penghubung Antardaerah di Pekalongan Roboh
(ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

PEMBANGUNAN jembatan baru di atas Kali Genteng yang menghubungkan Desa Bojongkoneng dan Kandangserang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, belum selesai, jembatan lama yang berada di sebelahnya sudah roboh akibat tergerus air sungai.

Pemantauan Media Indonesia, Rabu (12/12), ratusan anggota TNI, Polri, BPBD Pekalongan, dan warga Kandangserang hingga malam bergotong-royong membuat jembatan darurat dari kayu sebagai pengganti sementara jembatan di atas Kali Genteng yang menghubungkan Desa Bojongkoneng dan Kandangserang di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan yang roboh sekirar pukul 17.30 WIB.

Jembatan darurat dipasang di atas fondasi jembatan baru yang belum selesai pembangunannya diharapkan akan dapat mengatasi warga pejalan kaki atau pengguna sepeda motor dengan tujuan Banjarnegara atau Pemalang dari dua desa itu dapat melintas tanpa garus memutar ke jalur lain yang mencapai 30 kilometer.

Meskipun tidak kemakan korban, jembatan di atas Kali Genteng di Kandangserang dibangun pada jaman Belanda tersebut cukup vital sebagai penghubung antardaerah, kondisinya memang cukup memprihatinkan sehingga Pemkab Pekalongan sejak 2017 memulai pembangunan jembatan baru di sebelahnya senilai Rp6,3 miliar, namun hingga kini belum selesai.

Belum selesai pembangunan jembatan baru, jembatan lama telah roboh alibat getusan air sungai yang cukup besar saat musim penghujan ini.

"Kita sedang bangun jembatan darurat untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat untuk sementara memutar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko.

Untuk membangun jrmbatan darurat dari kayu, ujar Bambang, sementara menggunakan pondasi jembatan baru yang selesai dikerjakan. Hal ini untuk mengantisipasi kesuliran warga karena pondasi jembatan lama yang dibangun pada zaman Belanda tersebit telah roboh dan tidak dapat dipergunakan lagi. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya