Sumber Air Bersih Jakarta Dicemari Limbah B3

(CS/N-3)
12/12/2018 22:45
Sumber Air Bersih Jakarta Dicemari Limbah B3
(MI/Cikwan)

POLRES Karawang, Jawa Barat, menyegel gudang limbah rongsok di Dusun Ciherang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur. Gudang itu disegel setelah terbukti menampung dan membuang limbah bahan beracun berbahaya (B3) ke aliran irigasi Kalimalang atau Tarum Barat (TB). Irigasi TB merupakan irigasi yang diperuntukkan bagi bahan baku air bersih perusahaan air minum bagi masyarakat Jakarta. Dialirkan dari Sungai Citarum melalui Bendung Curug Karawang.

Kapolres Karawang, AKB Slamet Waloya, mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, adanya pemilik gudang sengaja membuang limbah B3 cair. Setelah diamati ternyata laporan tersebut sesuai dengan fakta yang ditemukan petugas. “Pelaku ini membuang limbah B3 pada Senin malam dan sangat mengganggu masyarakat,” kata Slamet Waloya, Rabu (12/12).

Slamet mengatakan pelaku pembuang limbah cair menggunakan mobil pick up. Setelah diketahui masyarakat sekitar, pelaku langsung melarikan diri. Petugas tengah mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut.

Sementara itu, Rahim, salah satu warga setempat mengatakan, pembuangan limbah yang membahayakan tersebut dilakukan pada malam hari. Pelaku membuang ke irigasi Kalimalang sekitar pukul 22.00 WIB. Bau limbahnya sangat menyengat. Beberapa warga sebelumnya sempat protes karena tidak tahan mencium bau limbah B3 tersebut.

“Sebetulnya limbah cair tersebut ada enam drum, baru dibuang dua drum. Warga protes karena banyak yang muntah,” ungkapnya.

Menurut Rahim, pemilik gudang barang rongsok tersebut bernama Fahri. Sejak warga protes langsung menghilang karena warga banyak yang protes tidak kuat dengan baunya. Kepolisian saat ini masih menunggu hasil dari laboratorium Dinas Lingkungan Hidup. Polisi juga belum menentukan sanksi apa yang dapat diberikan kepada pihak pembuang limbah tersebut. Polisi masih mendalami sudah berapa lama gudang tersebut membuang limbah B3 ke saluran irigasi. (CS/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya