Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 1.000 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E) ditemukan tercecer di sekitar permukiman warga di Kota Pariaman. Diduga ribuan fisik KTP ini bekas penggantian Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman.
"Kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB masyarakat menemukan lebih kurang 1.000 keping KTP-E di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah dan kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian," jelas Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Rabu (12/12).
Mendapat laporan tersebut, sambung Andry, pihaknya langsung mengamankan barang bukti itu.
"Kita kemudian juga melakukan pengecekan data bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman," tandasnya.
Setelah di cek, bebernya, seluruh KTP-E tersebut sudah ditarik oleh dinas terkait dari pemiliknya serta telah diganti dengan yang baru.
"Setelah kami lakukan pengecekan, seluruh KTP-E tersebut berasal dari Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan bekas penggantian identitas, alamat, pekerjaan dan lain sebagainya," imbuhnya.
Meski barang bukti sudah diamankan, Andry mengatakan, pihaknya belum menemukan siapa pelaku yang diduga meletakkan ribuan KTP-E itu di dekat permukiman masyarakat.
"Bersama dinas terkait, kita akan melakukan pengecekan terhadap para pegawai apabila ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran," ujarnya.
Baca juga: Polisi Sebut Temuan KTP-E di Kota Pariaman Tidak Terkait Unsur Politik
Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman, Fadhly menegaskan, sekitar 1.000 KTP-E yang ditemukan itu, merupakan bekas penggantian dari masyarakat di daerah itu.
Hal demikian, jelasnya, pascapemekaran nagari di Kabupaten Padang Pariaman beberapa waktu lalu, terjadi penggantian KTP-E yang meliputi, alamat, pekerjaan, elemen data termasuk perubahan data.Namun, dia mengaku ada keteledoran, dan sedang menelusuri siapa pelakunya.
Adapun titik penemuan, sebutnya, berjarak sekitar satu kilometer dari kantor dinas Dukcapil Padang Pariaman.
"Adanya persoalan ini, kami akan koreksi di tingkat internal," tukasnya.
Setelah adanya penemuan ribuan KTP-E bekas ini, pihaknya akan segera memusnahkan dengan cara menggunting di Kantor Dinas Dukcapil Padang Pariaman. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved