Irawan, Korban Selamat dari KKSB Diantar Pulang

(EM/AD/N-1)
12/12/2018 04:45
Irawan, Korban Selamat  dari KKSB Diantar Pulang
(MI/Kristiadi)

SUASANA haru dan bahagia kemarin tergambar pada keluarga salah seorang korban selamat dari peristiwa penembakan yang dilakukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua, Irawan Maulana, saat dikembalikan kepada keluarga. Kepulangan Irawan yang difasilitasi Polda Jawa Barat disambut keluarganya di Kantor Polda Jabar di Kota Bandung, Selasa (11/12).

Pihak keluarga yang sudah menunggu langsung memeluk Irawan sambil menangis begitu buah hati mereka tiba. Di tengah momen itu, Irawan berkali-kali mengatakan bersyukur bisa selamat dari peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua, yang menewaskan belasan pekerja proyek sipil tersebut.

Irawan dinyatakan masih mengalami trauma. Ia pun mengaku belum bisa menceritakan pengalamannya kepada wartawan. “Terima kasih kepada petugas TNI dan Polri yang sudah membebaskan saya,” katanya singkat. Selama 8 bulan di Papua, Irawan bertugas memasang kabel Telkom di salah satu provider di proyek pembangunan yang digarap PT Istaka Karya.

Di tempat yang sama, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan bahwa kondisi fisik Irawan sangat baik. Hanya saja, ia perlu memulihkan trauma pascapenembakan biadab tersebut. “Kami akan memberikan trauma healing untuk memulihkan psikisnya,” ujar Agung.

Petugas kepolisian, kemarin, juga mengantarkan Irawan ke kediamannya di Kampung Papandak, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, setelah istirahat di kantor polda.

Cerita dari keluarga, sebelum bekerja di Papua, Irawan selama ini tinggal bersama kedua orangtuanya dan memiliki empat saudara kandung perempuan.

Sebelum memastikan dengan mata kepala sendiri, semua keluarga paling banyak melamun, mencemaskan, dan memikirkan nasib Irawan. Setelah pihak keamanan mengantarkan Irawan ke Bandung, kemarin, keluarga mengaku lega dan belum memikirkan apakah Irawan diizinkan untuk bekerja kembali ke Papua. (EM/AD/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya