Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur Kota Malang, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah lokasi dilanda banjir, di antaranya Jalan Bantaran, Jalan Candi Mendut, Jalan Borobudir, Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Bukirsari.
Banjir merendam jalan raya hingga kawasan perumahan dan gedung sekolah. Beberapa ruang kelas di SMP 18 terendam air sehingga beberapa fasilitas belajar dan mengajar pun mengalami kerusakan
Arus yang kuat menerjang tembok rumah-rumah di Jalan Letjen S Parman, merusak jalan kampung, dan membuat ambrol talud sungai. Bahkan mobil milik warga Bukirsari hancur terseret arus di Jalan Bantaran. Banjir juga menewaskan Dimas Oky Saputra, warga Jalan Ki Ageng Gribig Gang 1. Siswa kelas lima sekolah dasar itu terseret arus Sungai Amprong yang meluap.
“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban sekitar pukul 09.15 WIB di belakang pabrik jagung sebelah utara Polsek Kedungkandang,” kata Pelaksana Tugas Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Handi Priyanto, Selasa (11/12).
Banjir juga menyebabkan senderan saluran irigasi jebol dan merobohkan tembok gedung KPU Kabupaten Badung, Bali. Akibatnya air langsung membanjiri gudang KPU Badung. Ribuan kotak suara yang berbahan kertas yang disimpan di gudang rusak.
“Dari laporan yang kami terima, ada ribuan kotak suara yang rusak terendam air,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, Ni Nyoman Ermy Setiari.
Kerugian material akibat kerusakan kelengkapan pemilu tersebut dilaporkan mencapai Rp200 juta. Menurut rencana, dana yang digunakan untuk mengganti kerusakan kotak suara ialah dari dana tanggap darurat. Senderan dan tembok gedung KPU roboh sepanjang 30 meter dengan tinggi 3 meter.
Hujan deras dan angin kencang pada Senin (10/12) malam juga menyebabkan dua tiang listrik di Jalan Raya Sroyo-Lungge, Temanggung, Jawa Tengah, roboh. Aliran listrik ke Madureso dan Sroyo terputus sekitar 14 jam.
Masih terkait cuaca buruk, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama satu pekan ke depan wilayah Sumatra Selatan akan diterpa hujan lebat, angin kecang, dan petir.
Angin kencang juga melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan laporan, angin puting beliung menerjang Kampung Cikaja, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah. Sedikitnya 60 rumah warga dilaporkan rusak.
Di Bangka Belitung, untuk mengantisipasi bencana banjir, BPBD menyiagakan 2.900 personel, terdiri atas 1.200 personel BPBD dan 1.700 relawan dari desa siaga.
Sementara itu, banjir juga mengepung sejumlah tempat di Kota Pekanbaru, Riau. Antara lain di bantaran Sungai Siak, Kecamatan Rumbai Pesisir, dan kawasan Sungai Air Hitam di Kecamatan Payung Sekaki. Banjir terparah menggenangi Perumahan Sidomulyo, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Bukitraya.
Bantuan menipis
Pascabanjir di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih menyisakan persoalan. Stok sembako bagi para korban yang kini tinggal di tenda pengungsian lapangan Bumi Perkemahan Kecamatan Culamega semakin menipis.
Kepala Pimpinan Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Taufik Perdana mengatakan stok sembako dan susu bayi semakin menipis. “Kita masih membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk meringankan beban mereka. Pemerintah daerah tidak lagi memberikan bantuan,” kata Taufik.
Saat ini ACT tengah mendirikan selter untuk 60 keluarga. Hingga kini pembangunan sudah mencapai 60%. Adapun untuk pembangunan rumah pribadi baru bisa dilakukan pada Januari 2019. (BB/RF/AD/DW/TS/RK/RS/YK/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved