Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polres Cianjur, Jawa Barat, menggeberek sebuah tempat memproduksi mi basah diduga mengandung formalin dan boraks di Kampung Gelar, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Selasa (11/12) siang.
Selain mengamankan sejumlah barang bukti, polisi juga menggelandang dua pelaku yang tengah berada di tempat kejadian.
"Awalnya ini dari informasi masyarakat. Kami dari Polres Cianjur menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi," kata Wakapolres Cianjur, Komisaris Polisi Yanna Nurhandiana, kepada wartawan, Selasa.
Di tempat itu, polisi mendapati aktivitas pembuatan mi yang menggunakan bahan kimia. Termasuk mi sebanyak lebih kurang 5 kilogram yang merupakan sisa pengiriman kepada para pemesan.
"Di lokasi kami temukan bahan kimia berupa formalin dan boraks serta satu kantong mi berisi sekitar 5 kilogram yang merupakan sisa pengiriman," jelas Yanna.
Berdasarkan pengakuan pelaku, lanjut Yana, produksi mi diduga berformalin itu sudah dilakukan sejak 3 bulan lalu. Jumlah produksinya tidak menentu karena disesuaikan dengan pesanan.
"Jadi pembuatannya itu dilakukan secara home industry. Mereka akan memproduksi saat ada pesanan. Hari ini (kemarin) saja, pesanannya mencapai hampir 3 ton," sebut Yanna.
Peredaran mi diduga berformalin masih dilakukan di seputaran wilayah Cianjur. Namun dari pengakuan pelaku, ada rencana juga mendistribusikannya ke luar daerah.
"Sementara ini dari pengakuan pelaku, mi diedarkan di wilayah Cianjur dan direncanakan akan dikirim juga ke wilayah lain," kata dia.
Dua pelaku yang diamankan polisi masing-masing berperan sebagai pegawai dan pemilik tempat. Saat ini keduanya digelandang ke Mako Polres Cianjur untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"TKP sudah kami beri garis polisi," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved