Banyak Kades Tergiur Dana Desa

(AD/CS/RS/N-1)
11/12/2018 05:15
Banyak Kades Tergiur Dana Desa
(MI/seno)

SATUAN Reserse Kriminal Polres Kota Tasikmalaya berhasil mengungkap dan menangkap Kepala Desa Sinagar dan Indrajaya di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, ber-inisial KND dan APN, yang diduga melakukan korupsi dana desa tahun 2014 dan 2016.
Kedua kepala desa itu menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi sehingga negara dirugikan hingga ratus-an juta rupiah. “Dana desa yang seharusnya untuk pembangunan infrastruktur, oleh dua kepala desa tersebut dipakai untuk keperluan pribadi mereka,” kata Kapolres Kota Tasikmalaya AKB Febry Kurniawan Maruf, Senin (10/12).

Dijelaskan, dua mantan kepala desa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu diduga melakukan korupsi saat masih menjabat.

Dalam pemeriksaan terungkap dan kedua tersangka meng-akui bahwa dana desa yang jumlahnya ratusan juta rupiah itu digunakan untuk keperluan memperbaiki rumah, beli tanah dan kendaraan roda dua, serta berwisata bersama keluarga.

Pada kasus penyelewengan dana desa lainnya, Kejaksaan Negeri Karawang, Jawa Barat, kemarin menetapkan Kepala Desa Pancawati, Kecamatan Klari, HAP, sebagai tersangka penyelewengan kas desa senilai ratusan juta. Menurut Kajari Karawang Rohayatie, HAP diduga menyelewengkan dana kas desa senilai Rp250 juta yang digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Kas yang dimiliki Desa Pancawati total senilai Rp1,7 miliar, bersumber dari dana desa, anggaran dana desa (ADD), bantuan gubernur, serta sumber lain. “Motifnya, tersangka mencairkan kas desa untuk kegiatan fiktif,” kata Rohayatie di kantornya.

Diungkapkan, saat ini pihak kejaksaan telah memeriksa sedikitnya 25 saksi. “Dalam waktu dekat kita juga akan menetapkan tersangka baru. Saat ini masih proses penyidikan dan juga penghitungan kerugian negara yang mungkinan jauh lebih besar,” ujar Rohayatie.

Sementara itu, Pemkab Tabanan, Bali, menyelenggarakan workshop penggunaan dan pengawasan dana desa bagi perbekel (kepala desa) dan jajaran badan permusyawaratan desa, kemarin. Hal itu digelar untuk meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan dana desa. (AD/CS/RS/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya