Angin Beliung Terjang Sejumlah Daerah di Jatim, 1 Korban Meninggal

M Yakub
09/12/2018 17:30
Angin Beliung Terjang Sejumlah Daerah di Jatim, 1 Korban Meninggal
(Ilustrasi -- MI/ BARY FATHAHILAH)

SEDIKITNYA 55 unit rumah dua daerah di Jawa Timur (Jatim), rusak akibat diterjang angin beliung, pada Sabtu (8/12) malam. Terjangan angin yang disertai hujan deras juga mengakibatkan seorang warga meninggal. Kerugian materi akibat kejadian ini masih dalam pendataan.
    
Dua wilayah yang diterjangan angin beliung Desa Manjung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban  dan Dusun Ngrejeng, Desa/ Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Korban meninggal atasnama Basron, 70, warga Desa Manjung, Kecamatan Montong, Tuban.

Sebanyak 55 unit rumah itu, jika dirincikan, 50 unit berada di Desa Manjung, Kecamatan Montong, Tuban dan sisanya 5 unit rumah berada di Dusun Ngrejeng, Desa/ Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro.
    
"Iya betul, ada 50 unit rumah yang rusak akibat terjangan angin beliung," terang Kalaksa BPBD Tuban, Joko Ludiyono kepada Media Indonesia, Minggu (9/12) siang.

Menurut dia, terjangan angin beliung pada Sabtu (8/12) petang yang merusak puluhan rumah itu disertai dengan hujan deras. Kerusakkan ituterutama terjadi pada bagian atap bangunan. 

Joko mengakui, pada saat kejadian ada seorang warga yang terpeleset jatuh hingga meninggal saat berada di sawah.

Baca juga: Keunikan Indonesia Bukan Kebhinnekaan Tetapi Persatuan

    Korban atas nama Basron, 70, warga setempat. Diduga korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung. Dari pemeriksaan medis,tidak ditemukan adanya luka pada jasad korban.

Di Bojonegoro, bencana serupa juga terjadi secara bersamaan padaSabtu (8/12) malam. Terjangan angin beliung di Dusun Ngrejeng, Desa/Kecamatan Sekar juga mengakibatkan 5 unit rumah mengalami kerusakkan. 

Bahkan, terjangan angin beliung yang bersamaan dengan hujan deras juga mengakibatkan banjir bandang.

Kelima rumah yang rusak itu antara lain milik, Suwaji, Ratam, Kandar, dan Jarim, warga Dusun Ngrejeng, Desa/Kecamatan Sekar. Hingga saat ini, Tim BPBD bersama perangkat desa setempat masih melakukan pendataan atas dampak bencana tersebut. 

"Masih proses pendataan," ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan BPBD Bojonegoro, Eko Susanto, saat dihubungi terpisah. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya