Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH truk tronton nopol Z 9354 YA yang mengangkut puluhan ton pupuk mengalami kecelakaan tunggal berada di Kampung Cingere Gentong, Desa Margahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Nardi Jumadi, 50, warga Kedusunan Tunggal Rahayu, Desa Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu tetapi oupir dan kernet hanya mengalami luka ringan.
Kapolsek Kadipaten, AKP Erustiana, mengatakan kecelakaan tunggal yang terjadi diturunan jalan Gentong dialami oleh truk tronton bermuatan puluhan ton tidak kuat menahan beban hingga terjungkal di bahu jalan samping kiri. Hal itu mengakibatkan banyaknya karung berisi pupuk tumpah ke dalam jurang dan areal lahan perkebunan dimiliki oleh masyarakat setempat.
"Truk tronton yang bermuatan pupuk tersebut mengalami kecelakaan tunggal berada di turunan Jalan Gentong. Sebelum kecelakaan terjadi sopir dan kernet tersebut diduga mengalami kelelahan. Keduanya dalam kondisi ngantuk setelah mereka menjalankan kendaraannya dengan mengangkut puluhan ton pupuk yang berasal dari Karawang tujuan Ciamis hingga tidak bisa dikendalikan," katanya, Minggu (9/12).
Baca juga: Bawaslu Jateng Tertibkan 27.981 APK
Erustiana mengungkapkan kecelakaan tunggal yang terjadi mengakibatkan sopir dan kernet langsung dilarikan ke Puskesmas Lambau, Kecamatan Ciawi. Keduanya mengalami luka pada bagian tangan dan kaki akibat terkena pecahan kaca depan kendaraan yang hancur.
Menurut Erustiana, pihaknya telah melakukan pengaturan lalulintas agar tidak terjadi kemacetan berada di jalan tersebut.
"Untuk arus kendaraan dalam kondisi lancar dan tidak ada korban jiwa tapi kedua korban saat kejadian terjadi langsung dilarikannya ke Puskesmas Lambau," ulasnya.
Akan tetapi, barang berupa pupuk urea hampir semuanya telah tumpah ke dalam jurang dan areal perkebunan. Saat banyak karung mengalami kerusakan berupa sobek-sobek.
Sementara itu, Omen, 32, saksi mata warga Kampung Langkop, Kecamatan Kadipaten mengatakan pupuk urea yang berada di dalam truk tronton saat itu tumpah dan sebagian lagi berada di areal perkebunan dan lainnya masuk ke dalam jurang. Namun, dua orang korban selamat meskipun hanya mengalami luka ringan.
"Kami bersana masyarakat setempat berupaya memberikan pertolongan kepada dua orang. Untuk pupuk yang tumpuh itu telah dibersihkan sampai bisa kembali diangkut kendaraan lainnya," katanya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved