Wisata Lombok Bangkit via Karya Seni

(YR/BY/N-3)
08/12/2018 01:30
Wisata Lombok Bangkit via Karya Seni
(ANTARA FOTO/Ahmad)

SEJUMLAH pelaku industri pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), pekerja kreatif bidang fashion dan seniman mendorong Lombok bangkit pascagempa, yakni dengan menggelar fashion & art melibatkan usaha mikro, kecil,  dan menengah (UMKM) dan koperasi selama dua hari di Mataram.

“Kita ini butuh suasana yang baru untuk bangkit kembali, yakni dengan kreativitas mengolaborasi fashion dan seni,” kata Baiq Ika Wahyu Wardani, Ketua Komite Peng­arah Fashion & Art Lombok Sumbawa Recovery Festival 2018 kepada wartawan di Mataram, Jumat (8/12).

Acaranya, jelas Baiq, berlangsung pada Sabtu dan Minggu (15-16 Desember) mendatang di Taman Wisata Mayura Kota Mataram, menampilkan 60 stand UMKM dan koperasi. Target pengunjung sekitar 5 ribu orang. “Para pelaku UKM dan kope­rasi akan kita pertemukan dengan mitra dan pembeli,” katanya.

Selain itu, sejumlah desa­iner­ papan atas, seperti Samuel Wattimena, Philip Iswardono, Ninik N-Workshop, dan Shinta Cherisna, sebagai desainer tamu akan berkolaborasi dengan desainer NTB, seperti ZEN, Rumah Gaya Ipoel, Ferry Bridal 9am serta Ale-Ale dengan arahan choreographer Ananta Kanapi dan fashion model senior.

Dikatakan Baiq Ika, melalui acara ini potensi budaya, tekstil (songket, Sasak) yang ada di NTB dapat diketahui khalayak.

Sementara itu, kawasan wisata di Jawa Barat menarik minat investor Tiongkok. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai bertemu Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, di Bandung, Jumat (8/12).
“Dubes Tiongkok tertarik membikin kawasan wisata seperti Disney Land,” ungkap Emil, sapaan gubernur.

Emil menyambut baik hal itu karena akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Hal itu juga akan menambah pesat pembangunan di wilayahnya. Terlebih, Jawa Barat tengah mengembangkan sektor pariwisata. “Ini positif, sejalan dengan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pariwisata,” katanya.

Meski begitu, Emil mengaku belum mengetahui detail rencana tersebut. Pembicaraannya masih tahap penyampai­an gagasan, belum ke tahap teknis. (YR/BY/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya