Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Daerah Kalimantan Selatan berhasil meringkus dua orang setelah diketahui membawa sabu-sabu sebanyak 5 kilogram yang diduga berasal dari Malaysia. Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, kemarin, di Banjarmasin, mengatakan keberhasilan operasi tersebut setelah pihaknya melakukan penyelidikan cukup panjang di sejumlah kota, seperti Surabaya, Banjarmasin, Padang, dan Jakarta.
“Awalnya ada info masyarakat tentang rencana kelompok yang akan memasok sabu dari Malaysia ke Banjarmasin, Kalsel,” ungkapnya. Setelah melalui penyelidikan intensif, polisi akhirnya meringkus dua orang kurir sabu masing-masing bernama M Arief Firdaus, 21, warga Jawa Barat, dan M Fahrizal, 23, warga Jakarta. Keduanya ditangkap saat berada di sebuah hotel di kawasan Kayutangi, Banjarmasin Utara.
Pada operasi tersebut, polisi menyita tujuh paket sabu dengan berat total 5 kilogram, yang ditaksir nilainya mencapai miliaran rupiah. Polisi juga menyita barang bukti lainnya, seperti tas, buku tabungan, kartu ATM, serta handphone.
Kapolda Kalsel mengatakan pihaknya masih mengusut bandar besar pemilik sabu tersebut.
Pengungkapan kasus narkoba juga dilakukan Polres Kota Tasikmalaya, kemarin. Petugas dalam operasi antinarkotika (Antik) tersebut berhasil menangkap lima orang yang telah mengedarkan sabu-sabu dan narkotika jenis lainnya.
“Dari operasi ini terungkap kasus peredaran sabu-sabu seberat 25 gram, ganja, dan puluhan obat berjenis elgran estzolam, zypraz, alfazolam dalam kemasan strip. Penjualan dilakukan menggunakan sistem lama, yakni menempelkan barang haram itu di pohon, tiang listrik, tembok, dan tong sampah,” kata Waka Polres Kota Tasikmalaya, Komisaris Widi Setiawan.
Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar juga berhasil meringkus Irwanto, 40, bandar narkoba yang telah buron selama sebulan lebih dan sempat melarikan diri ke Gorontalo.
“Kamis (6/12)., kita berhasil menangkapnya di Gorontalo dengan barang bukti 2 kg sabu-sabu,” ujar Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Komisaris Diari Astetika. Di Gorontalo, lanjut Diari, Iwan diringkus di Desa Tuladenggi, Kabupaten Telaga Biru, dan langsung dibawa ke Makassar. (DY/AD/LN/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved