KAMAR Adat Pengusaha Papua memilih ketua baru. Dalam konferensi luar biasa lembaga itu yang digelar di Wamena, akhir pekan lalu, Merry Yoweni dipercaya sebagai ketua mengantikan almarhum John Wamu Haluk untuk sisa masa bakti 2013-2018.
Dalam pemilihan ketua yang diikuti 28 pengurus daerah se-Papua dan Papua Barat tersebut, perempuan asal Nabire itu mengalahkan Gabriel Hisage dan Chris Haluk, dengan perolehan mutlak 27 suara. Proses pelantikan secara adat dilakukan oleh Ketua Dewan Adat Lapoga, Engel Sorabut, dengan mengalungkan noken. Beberapa hari ke depan, ketua terpilih juga akan dilantik secara sah oleh Gubernur Papua.
Engel Sorabut meminta ketua terpilih untuk melanjutkan apa yang sudah dirintis almarhum John Haluk untuk membangun ekonomi orang asli Papua.
"Pengurus harus bekerja sesuai visi dan misi agar hasilnya bisa dirasakan masyarakat Papua," ujarnya. Ia meminta, jika ada masalah di internal KAPP supaya diselesaikan secara adat. Seluruh anggota KAPP Papua dan Papua Barat harus bersatu agar bisa bersaing dengan pengusaha lain di Indonesia dan luar negeri.
Ketua terpilih, Merry Yoweni, menyatakan siap menjalankan amanat ketua sebelumnya almarhum John Haluk untuk menbangkitkan ekonomi Papua. Untuk menjalankannya, akan dibentuk rumah belajar honay atau pusat pengembangan bisnis, sehingga semua pengusaha asli Papua siap untuk bersaing. "Ini juga penting dalam rangka kerja sama dengan 32 negara," kata perempuan yang menekuni usaha di bidang pertambangan itu.
Sebagai perempuan pengusaha di Papua, Merry sudah mengalami banyak suka dan duka dalam berusaha. Mantan Bendahara Umum KAP Papua itu berencana merangkul putra almarhun John Haluk yakni Chris Haluk. "Dia akan menjadi duta ekonomi untuk berhubungan dengan pengusaha dari 32 negara."
Untuk menjalankan tugas, sambung pengusaha kelahiran Desember 1977 itu, pihaknya meminta dukungan dari semua anggota sehingga visi dan misi organisasi dan pribadinya bisa berjalan dengan baik. "Dengan pertolongan Tuhan, kami akan berjuang."
Ketua KAP Kota Sorong, Bernard Rumpaidus, berharap ketua terpilih dan pengurusnya bisa segera mengonsolidasikan seluruh KAP di Papua dan Papua Barat. "Ketua dan pengurus baru diharapkan bisa memberi perhatian untuk pembangunan 13 ribu rumah yang sudah dijanjikan Gubernur, yang sampai saat ini belum semuanya dilaksanakan di kabupaten dan kota. KAPP menjadi lembaga resmi tempat bernaung seluruh pengusaha asli Papua yang diakui pemerintah daerah dan pusat, sekaligus menjadi salah satu mitra kerja." (MC/N-3)