Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Universitas Prima Indonesia (Unpri) memastikan para mahasiswa korban bangunan runtuh di pemandian air panas Daun Paris di Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan medis yang baik.
Kepala Humas Unpri, Devi Marlin, mengatakan pihaknya telah merujuk dua mahasiswa selamat dari Rumah Sakit Efarina, Karo, ke Rumah Sakit Royal Prima di Medan untuk penanganan medis lebih memadai.
Adapun para korban selamat yang lain menurutnya sudah pulang ke rumah masing-masing. Para korban selamat juga mendapatkan penanganan medis secara gratis karena sudah menjadi peserta pasien BPJS Kesehatan.
"Mereka adalah pasien BPJS karena di Unpri semua mahasiswa menggunakan BPJS. Masuk di Unpri langsung dapat BPJS," ungkapnya, Rabu (5/12).
Namun, lanjut dia, pihak universitas tidak menyiapkan santunan baik kepada korban luka, maupun mereka yang meninggal dunia.
Hal itu karena kegiatan Malam Keakraban yang diikuti para mahasiswa tanpa sepengetahuan pihak kampus.
"Mereka pergi tidak ada izin sama kita. Tanpa sepengetahuan kita, itu insiatif mereka," kilah Devi.
Baca juga: GM FKPPI Desak TNI dan Polri Tumpas Kelompok Separatis di Papua
Pada Minggu (2/12) pagi, tujuh orang mahasiswa Unpri meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat ditimpa runtuhan tembok bangunan penahan air.
Sebelum kejadian, para mahasiswa mengikuti kegiatan Malam Keakraban (Makrab) yang digelar Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) Unpri. Acara ini diikuti oleh 53 mahasiswa.
Setelah kegiatan, mereka beristirahat dalam pondok-pondok yang berdiri di sekitar lokasi pemandian. Namun tembok penahan air runtuh secara tiba-tiba, banyak dari mereka tidak bisa menyelamatkan diri. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved