Tentara Bangun Jembatan Antardesa

MI
01/4/2015 00:00
Tentara Bangun Jembatan Antardesa
(DOK. KOREM 142 PARE PARE)
SEKITAR 300 warga dan prajurit TNI dari Korem 142/Taro Ada Taro Gau, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, berhasil membangun jembatan gantung yang menghubungkan Desa Rano Utara, Kecamatan Rano dan Desa Bau Kayu, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja.

Jembatan sepanjang 65 meter dan lebar 1,6 meter itu diharapkan dapat menjadi urat nadi transportasi antarkedua desa.

"Jembatan ini bisa memudahkan penjualan hasil bumi dan mobilitas bagi anak sekolah, sehingga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga," kata Komandan Korem 142 Kolonel Inf Yosua Pandit Sembiring, kemarin.

Posisi kedua desa jauh dari perkotaan dan nyaris terisolasi. Pentingnya fungsi jembatan, warga diharapkan bisa menjaga dan merawat keberadaannya. Masyarakat harus ikut menjaga kebersihan jembatan dan menghindarkannya dari praktik vandalisme yang merusak.

Pembangunan jembatan menghabiskan dana Rp2,5 miliar, merupakan sumbangan dari sejumlah pihak yang bersifat nonkomersial.

Yosua menambahkan, pihaknya tengah membangun satu jembatan lagi yang menghubungkan Desa Bungin, Kecamatan Makale Utara dengan Desa Tonglo, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja. Jembatan yang mulai dibangun 11 Februari itu diperkirakan menelan dana Rp5 miliar. (LN/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya