Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM hujan di Sumatra Selatan diprediksi akan berlangsung hingga April 2019. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor akibat menurunnya daya dukung ekologi.
Menurut Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kenten Palembang, Nandang, kali ini musim hujan sudah berlangsung sejak Oktober 2018.
Ia menjelaskan karakteristik hujan mengalami pola yang hampir sama, yakni curah hujan tinggi pada Desember hingga April. "Intensitasnya di April itu cukup tinggi. Di setiap kabupaten/kota punya curah hujan yang berbeda. Curah hujan yang tinggi akan terjadi pada Sumsel bagian barat seperti Lahat, Pagaralam, Tebing Tinggi, Empat Lawang, Lubuk Linggau, dan OKU Selatan," jelasnya.
Dengan tingginya curah hujan itu, imbuh Nandang, hal yang perlu diantisipasi dan diwaspadai ialah terjadinya banjir dan longsor. Dia juga minta masyarakat untuk waspada terhadap kecenderungan hujan yang diiringin angin kencang di Sumsel.
Apalagi, dalam beberapa kali terakhir ini sudah terjadi angin kencang seperti di wilayah Palembang, Pali, Banyuasin, dan Pagaralam. Angin kencang itu disebabkan posisi topografi datar.
"Angin kencang lebih tinggi berpotensi di wilayah dataran luas karena posisi awan kumulonimbus sangat mudah melepaskan energi anginnya ke daratan. Jadi, dataran yang luas justru melancarkan awan melepaskan angin kencang. Jika di daerah perbukitan, dia akan terbentuk dengan kontur wilayah berbukit sehingga angin terpecah," jelasnya.
Meski itu harus diantisipasi dan diwaspadai, hingga kini Provinsi Sumsel belum menetapkan status siaga bencana.
Sementara itu, warga bantaran Sungai Kahayan Kota Palangka Raya diminta mewaspadai adanya banjir kiriman.
"Hujan yang turun terus-menerus di wilayah Kalteng membuat sejumlah sungai debit airnya meningkat, salah satunya Sungai Kahayan di Kota Palangka Raya," ujar Kabid Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Henora Koffeno.
Dari Tasikmalaya, BPBD Kota dan Kabupaten di Priangan Timur masih tetap siaga menghadapi musim hujan yang selama ini sering kali mengakibatkan banyaknya banjir dan longsor. Bencana yang terjadi di Tasikmalaya disebut-sebut juga dipicu banyaknya lahan pegunungan yang saat ini rusak.
Tujuh tewas
Kepolisian Resor Tanah Karo memastikan bencana tanah longsor yang terjadi di Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kemarin, telah menelan tujuh korban jiwa dan tujuh lainnya luka-luka.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut juga mengakibatkan ambruknya sebuah tempat penginapan di Pemandian Daun Paris, Raja Berneh.
Polsek Simpang Empat mencatat setidaknya 14 orang menjadi korban dari kejadian ini. "Sebanyak tujuh orang di antaranya meninggal dunia," papar AK Nazrides, kemarin.
Akibat tanah longsor yang terjadi di lintas Sumatra, kawasan Palupuh dibersihkan. Petugas kemarin juga masih membersihkan material sisa longsor Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, kemarin. Otoritas terkait juga minta masyarakat waspada karena kawasan sekitar masih berpotensi longsor.(SS/AD/YP/YH/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved